Yesus menyembah Tuhan atau tidak ya?

Tentu saja hak setiap individu untuk percaya pada Tuhan atau tidak.. hak setiap individu juga untuk beragama atau tidak beragama tetapi tetap meyakini keberadaan Tuhan..

Diluar apa yang kita percayai tentang Yesus apakah Tuhan atau bukan, tentu menarik juga untuk mengetahui apakah sebagai seseorang manusia, Yesus juga percaya pada Tuhan atau tidak.

Mungkin ini issue yang asing bagi sebagian besar pembaca blog ini tetapi adalah suatu yang wajar jika kita ingin mengetahui apakah seorang manusia itu menyembah Tuhan atau tidak. Apalagi untuk seorang manusia sekaliber Yesus.

Tertarik gak?

Sampai saat ini, kelihatannya banyak saudara-saudara kristen yang masih memahami bahwa ajaran kekristenan yang mereka terima sekarang ini adalah sama saja dengan ajaran yang disampaikan Yesus semasa hidupnya.

Ternyata hal tersebut tidak tepat. Misalnya, Yesus tidak pernah menyembah dirinya sendiri selama masa hidupnya tetapi sekarang Yesus disembah oleh saudara-saudara kristen (christianity).

Malah kalau kita baca isi PB, sering kali tergambar dengan jelas interaksi berbentuk doa atau curhat dari Yesus ke Tuhannya, misal yang terkenal pada saat Yesus akan dan sedang disalib:

Mat. 26:39 Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.”

Mrk. 15:34 Dan pada jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: Eloi, Eloi, lama sabakhtani?”*, yang berarti: /Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?

Atau, pernah juga beberapa kali Yesus mengucapkan bahwa kita harus menyembah Allah yang esa:

Mrk. 12:29 Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.

Yoh. 5:44 Bagaimanakah kamu dapat percaya, kamu yang menerima hormat seorang dari yang lain dan yang tidak mencari hormat yang datang dari Allah yang Esa?

Tuhan yang esa itu adalah definisi Tuhan yang disembah Yesus dan sama dengan definisi Tuhan yang disembah bangsa Yahudi pada umumnya seperti bunyi ayat berikut:

Ul. 6:4 Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!

Keempat ayat pertama pada contoh diatas adalah kutipan dari ucapan langsung Yesus ketika masih hidup. Dari situ kita dapat meyakini bahwa Yesus itu termasuk kedalam manusia yang berTuhan.

Lalu, apa agama Yesus? kemungkinan terbesar agama Yesus adalah Agamanya orang Yahudi. Karena Yesus itu orang Yahudi. dan dia sudah disunat ketika masih kecil seperti lazimnya orang yahudi yang lain. Dia juga sering pergi ke rumah ibadat orang Yahudi, termasuk untuk berdoa dan pastinya bukan untuk menyembah dirinya sendiri..

Gimana, apa pendapat kamu ?

God Bless You
To God be the Glory

PS. O ya, jika kamu rajin baca PB coba cari ayat2 mana lagi yang termasuk kategori percakapan Yesus dengan Tuhannya..

Baca juga ini:

  1. Tuhan telah lahir ke dunia!!!
  2. Adakah bukti yang menunjukkan Yesus itu Tuhan?
  3. Yesus disunat!
  4. (sambungan ke-1) Yesus disunat!
  5. Good marketing – Pendekatan tipikal agar orang meyakini Yesus itu adalah Tuhan..
  6. Saudara kandung Yesus
  7. Video: Bayi Tanpa Ayah Lahir di Sulsel.. Apakah Dia Tuhan?
  8. Darimanakah datangnya ‘percaya’ ?
  9. Setelah Yesus wafat, siapa aja sih yang menyebarkan ajaran ‘kekristenan’ ? siapa yang bidat ?
  10. Daftar Isi

25 Comments

  1. 1
    fen7bernadette Says:

    apapun kata orang, aku mencintai Tuhan Yesusku.

    Selamat! kamu sudah sudah memilih! apapun pilihan kamu..
    Saya gak perduli bagaimana caranya kamu memilih!..

    Blog ini hanya berisi pendapat pribadi saya.. mau sepakat atau tidak sepakat itu gak masalah!

    God bless you
    To God be the Glory

  2. 2

    wah bahaya…tuh mas….kalau sampeyan “apapun kata orang, aku mencintai Tuhan Yesusku” berarti sampeyan juga gak mau ndengar Yesus yang mengatakan:“Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.”

    Yesus sendiri bilang: “Tuhan Allah kita, Tuhan iru esa” lha kok sampeyan bilang “Tuhan Yesusku”. apa gak diketawain sama Yesus tuh????

  3. 3
    pctija Says:

    salam damai dan penuh kasih….

    Kawan-kawan Kristen memang berbeda tentang hal ini hingga muncullah Kristen Tauhid (umat kristen yang meng-Esa-kan Allah dan Yesus hanyalah sebagai penyampai Wahyu-Nya), namun sebagian kawan-kawan kristen khususnya yang bergabung dalam sekte katolik tetap memengang teguh asas Trinitas.

    dalam hal ini juga kami juga mengalami sedikit keanehan dimana, Yesus tidak pernah sekalipun mengatakan bahwa agamanya ialah kristen. Sebagaimana diketahui pencipta ajaran kristen (menurut Bernard Shaw lebih tepat istilah Cross-tianity) adalah Paulus bukan Jesus. Jadi, intisari ajaran Yesus ialah mengenai Tauhid (Peng-Esa-an Allah semata, sebagaimana tugas nabi-nabi terdahulu semisal Abraham/Ibrahim).

    Menurut Herbert J. Muller “Dengan keyakinan penuh Paulus mengkhotbahkan tentang Yesus hal-hal yang tidak diajarkan oleh Yesus menurut Injil-Injil)

    dengan demikian Paulus adalah The First Christian, hampir semua ajaran Paulus dalam PB bertentangan dengan ajaran yang sebenarnya dari Yesus.

    duhai, kalau begitu, kawan-kawan kristen sekarang ini ialah umatnya Paulus kah? atau umatnya Yesus?.

    kembali kepada topik.

    Kalau menurut hemat kami hanya membaca ayat-ayat tersebut saja, secara nalar sepakat bahwa Yesus benar-benar menyembah Tuhan, dan Yesus hanyalah hamba yang diberikan mujizat.

    wallahu a’lam….

    semoga kita semuanya diberikan petunjuk agar dapat diberikan jalan berpikir yang sehat oleh Allah…amin

    salam…

    May Allah Bless You….

  4. 4
    freddy sutanto Says:

    Lagi2 sy melihat penafsiran yg sepotong2, comot2 ayat Alkitab sana-sini, dan menghasilkan kesimpulan yg lemah sama sekali tentang Yesus..

    Lagi2 sy melihat mas cuma ngasih kesimpulan aja tapi tidak mau berargumen di level detil..

    Gak selalu bisa disimpulkan bahwa mencomot beberapa ayat dalam situasi diskusi itu akan menghasilkan kesimpulan yang lemah.. dan sah2 aja kok dalam berdiskusi kita mencomot beberapa ayat aja.. yang masalah adalah kalau ada beberapa ayat lain yang tidak dicomot itu ternyata bisa menjelaskan ayat2 yang kita comot.

    Jadi, kalau mas Freddy mau serius berdiskusi silahkan utarakan aja ayat2 yang tidak saya comot tapi bisa membantu menjelaskan kepada saya bahwa penafsiran saya tidak tepat karena tidak mencomot ayat2 lainnya yaitu bla bla bla..

    Kecuali kalau mas Freddy emang gak mau serius berdiskusi, dan senengnya cuma menyimpulkan2 aja.. terserah aja..

    Makin detil anda membedah Alkitab, makin kelihatan ketidak-pahaman anda ttg rencana Tuhan melalui Yesus Kristus. Itu pendapat pribadi saya.

    Makin TIDAK DETIL anda membedah Alkitab, makin kelihatan ketidak-pahaman anda ttg rencana Tuhan melalui Yesus. Itu juga pendapat pribadi saya.

  5. 5

    Saya justru melihat dalam satu kesatuan. yang terjadi malah ketidakkonsistenan atau perbedaan (kalau bukan kontradiksi). Di PL, mana yang menyatakan Yesus itu Tuhan? malah Yesus jadi hamba Tuhan. Baru di PB, khususnya yang ditulis Paulus-lah yang menuhankan Yesus.
    Kalau dilihat dalam satu kesatuan, malah semakin terlihat perbedaan itu…

  6. 6

    Semakin saya membedah Alkitab, justru saya semakin yakin kalau Yesus itu benar2 bukan Tuhan. hanya nabi yang “dipertuhankan”.

  7. 7
    dakka Says:

    sepertinya ada satu ayat lagi yaitu Yohanes 17:3 yang berbunyi:

    Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.

    jelas bahwa Allah dan Yesus adalah entitas yang berbeda bukan?

  8. 8

    setuju!!!!jangan lupa CONTRENG Yesus sebagai NABI!!! Hidup Anda akan Selamat dunia akhirat. amin

  9. 9
    kamha Says:

    ratman ga mengerti iman kristen.. saat orang mengatakan dia tetap percaya Yesus itu adalah tindakan iman.. bodoh amat siapa yang mendirikan kristen.. karna itu bukan point kekristenan.. sbab awalnya kristen hanya sebutan untuk org2 yg percaya yesus… Yesus jg datang bukan untuk mendirikan agama.. paulus jg tdk pernah mendirikan agama.. kristen hanyalah sebutan bagi pengikut yesus.. sy percaya yesus adalah Tuhan..pengajaran kristen susah di jelaskan… tapi bagi saya itu hal yg luar biasa.. ini membangun iman saya.. terlalu byk hal2 yg mustahil..tapi kata yesus tiada yg mustahil bagi Tuhan bahkan tentang Tuhan yg jd manusia..anda ga percaya? anda Butuh iman..
    oh ya ratman.. mentang2 deket pemilu anda udah kaya caleg kampanye ” contreng Yesus sbg nabi “hehe.. tapi golput ah… ga ada Caleg yang bener…

  10. 10
    Anton Chang Says:

    Salam sejahtera untuk kita semua,

    Apapun yang Saudara/i2 komentar tentang siapa Yesus itu apa Yesus itu manusia apa itu Tuhan, apa Yesus itu juga berdoa dsb, izinkan saya nimbrung.

    Pertama2, Tuhan itu MAHA BESAR. Sebesar apa? Unlimited! Jadi untuk ukuran otak manusia seperti kita2 ini tak akan sanggup menampung apa maksud dan pesan juga kuasa dari Tuhan itu. Dalam kasus Yesus, saya, sebagai salah satu dari anak Allah bisa simpulkan sebagai berikut, namun ini cuma sekedar opini dan cara saya memandang sosok Yesus:

    Tuhan yang awalnya dekat dengan manusia kini sudah semakin jauh karena pengaruh2 lain, katakanlah pengaruh Iblis. Jadi MAYBE (Sekali lagi, MAYBE) Tuhan mempunyai cara agar para umatnya ini bisa meyakini akan adanya Dia. Tuhan perlu sosok manusia yang bisa dijadikan ROLE MODEL alias panutan. Namun panutan yang paling sempurna adalah Tuhan sendiri. Kalau Tuhan turun dalam wujud non manusia itu kemungkinan bisa sia2 karena bisa2 ntar Tuhan itu dianggap mahluk aneh atau kasarnya mahluk halus yang ujung2nya semakin disangkal oleh kita, manusia.

    Akhirnya Dia turun ke dunia dalam bentuk Yesus namun dalam wujud manusia sepenuhnya. Bisa nangis, luka, lapar bahkan mati. Dia ingin mengajarkan kepada manusia untuk beriman kepada sang pencipta dan juga ingin menyadarkan bahwa berkomunikasi dengan Tuhan itu sebenarnya tidak sulit. Cukup dengan Doa. Makanya Yesus berdoa sehingga pengikutnya bisa ngerti “Oh begitu toh berkomunikasi dengan Yang di atas” Lalu melalui Yesus, Tuhan mengajarkan kasih dsb.. sehingga manusia bisa sadar….. The bottom line is:

    Yesus itu ibaratkan “jelmaan” Tuhan agar bisa menjadi Role Model. Jadi Yesus berdoa kepada Tuhan itu cuma semacam ilustrasi dari Tuhan. Got my point? so Jesus = God…. kalau Jesus isn’t God Almighty… mungkinkah Dia bisa melakukan mujizat, bangkit dan naik ke atas? Kalau kita hendak menyangkal bahwa Yesus itu bukan TUhan namun cuma Manusia biasa, silahkan toh Yesus cuma sebuah nama (lagian menyebut Yesus itu Tuhan juga tidak membuat kita mati atau gimana).
    TAPI janganlah kita menyangkal ajaran – ajaran Yesus. Karena itu yang paling kita yakini kebenarannya. (Dalam agama Buddha… jg sering diceritakan bahwa Buddha sering mengajarkan kepada umat manusia dengan cara menjelma atau turun ke dunia dalam wujud yang bermacam2 bahkan wujud binatang yang tujuannya untuk mengajari manusia)

    Itulah yang bisa saya komentar di blog ini dengan segala keterbatasan pengetahuan saya. Bagi saya urusan kepercayaan dan agama itu ga bisa kita ukur dan pandang dengan logika. Urusan keyakinan itu menyangkut Tuhan yang ga sanggup kita tampung dalam otak kita. Singkirkan keraguan kita, singkirkan rasa sombong kita bahwa kita mampu menguak misteri Ilahi ini dengan pengetahuan kita. Janganlah kita semakin menggoyah iman yang telah kita yakini dengan hal – hal yang tidak ada akan habisnya dibahas. Waspadai adanya hal – hal yang tanpa kita sadari semakin kuat menggoyah iman kita. Bertobatlah dan sadari juga tanda2 akhir zaman yang ada di alkitab sudah semakin mendekati kenyataan.

    Jesus Bless You All….

  11. 11

    Buat bang Kamha:
    Pernahkah Yesus mengatakan dirinya menyebarkan Kristen? Adakah ayat dalam Bibel yang menyatakan Yesus itu Kristen? Apakah Yesus kenal kata “Kristen” saat ia hidup? Kalau yang disebut Kristen itu pengikut Yesus (yang jadi Tuhan yang disembah), apakah Daud yang moyangnya Yesus juga menyembah Yesus?

    Kristen itu pertama kali di Antiokhia jauh setelah Yesus meninggal. Si Paulus itu dalangnya.
    “Setelah Barnabas datang dan melihat kasih karunia Allah,
    bersukacitalah ia. Ia menasihati mereka, supaya mereka semua tetap setia kepada Tuhan karena Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman. Sejumlah orang dibawa kepada Tuhan. Lalu pergilah Barnabas ke Tarsus untuk mencari Saulus; dan setelah bertemu dengan dia, ia membawanya ke Antiokhia. Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhia-lah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.”(Kis 11:23-26)

    coba bang Kamha lihat ajarannya Paulus di PB, banyak yang menentang ajaran yesus kan? Apa kuasa Paulus hingga bisa merubah2 ajarn Yesus? Jika Anda pengikut Yesus yang setia, maka Anda tidak akan menyembah Yesus, tapi menyembah Tuhan yang disembah Yesus: ALLAH.

    Isu yesus jadi Tuhan itu doktrin trinitas yang diciptakan jauh setelah Yesus meninggal. untuk membentuk trinitas juga sejarahnya panjang, memakan banyak korban jiwa. bang Kamha tahu kan tentang sejarah konsili?

    Buat bang Anton Chang: Yesus yang emanasi jadi manusia itu warisan MITOS Yunani yang dipakai bapak2 gereja untuk membuat doktrin kekristenan. Homoausiaos (100%Tuhan 100% manusia) adalah mitos Yunani, yang dipakai untuk membodohi orang agar percaya Yesus itu Tuhan yang jadi manusia.

  12. 12
    Hmmm.... Says:

    Mau tanya dong:
    1. Ada gak sih ayat yang menyebutkan bahwa Yesus itu jelmaan Tuhan. Atau ucapan Anton Chang itu, ada ‘dalil’nya gak dalam PL atau pun PB. Atau cuma asumsi. Ngeri lho mas kalau mendifinisikan Tuhan berdasarkan asumsi.

    2. Kalau berdoanya Yesus untuk mengajarkan manusia tata cara berdoa, seperti ucapan Anton Chang. Kenapa pula manusia malah tidak mengikuti tata cara Yesus berdoa. Dalam artian, Yesus berdoa kepada Allah. Kenapa pula manusia berdoa pada Yesus. Berarti Yesus gagal menjadi model bagi umat manusia.

  13. 13
    baratuktak Says:

    tulisan yang bagus dan mencerahkan,,,
    logika yang bagus,,,

    makasih makasih..

    ingat lho,,,ga ada yang mustahil bagi Tuhan…

    pasti adalah yang mustahil bagi Tuhan, walau Tuhan maha kuasa.. misal Tuhan gak bakalan bunuh diri! Tuhan gak bakalan berubah jenis jadi sejenis matahari atau planet atau galaxy..

    Jangan menyamaratakan sesuatu yang gak logis itu adalah bisa diterima karena Tuhan maha kuasa..

    dan mengapa pula kita menebak-nebak bagaimana kebenaran komunikai dan penampakan Tuhan dengan kita secara langsung yang diajarkan banyak agama seperti lahirnya Yesus, wahyu penulisan kitab Alquran, lahirnya Budha, ajaran Hindu, dll.

    Sepertinya Tuhan itu narsis ya,,,,

    Narsis ? menurut saya enggak pas kalau dibilang narsis..

    dan kalau pun memang itu suatu sejarah yang fakta dan ilmiah…gunanya untuk kita sekarang apa? Menjadi pengikut agama yang sempurna? Menurut saya bukan itu esensi dari suatu kehidupan….

    Menurut saya esensi kehidupan manusia adalah mencari dan mengenali Tuhan yang sebenar-benarnya Tuhan, bukan tuhan-tuhan an..

    Setuju kan klo ga ada yang mustahil bagi Tuhan?

    Gak setuju..

    pasti adalah yang mustahil bagi Tuhan, walau Tuhan itu maha kuasa.. misal Tuhan gak bakalan bunuh diri! Tuhan gak bakalan berubah jenis jadi sejenis matahari atau planet atau galaxy..

    Jangan gampang menyamaratakan sesuatu yang gak logis itu adalah bisa diterima karena Tuhan maha kuasa..

    jawaban sederhana yang membutuhkan pemikiran yang DIANGGAP rumit oleh kita…(untuk seorang atheis juga)

    Kadang kita harus secara jernih membedakan “DIANGGAP rumit” dan “DIANGGAP mudah”. Menganggap mudah nanti bisa jadi menggampangkan..

    nah,,ada satu unsur yang Anda tidak tau dari kepolosan Anda (Anda bilang harus polos bukan? hehehehe,,,) mengetahui sosok Tuhan dan apa yang dilakukanNya… TUHAN ITU PUNYA CINTA YANG KUDUS….sekarang bagaimana kita menanggapi cinta yang kudus itu…

    Pernyataan kamu cuma cocok untuk orang yang [masih] percaya bahwa Yesus itu adalah Tuhan. Kenapa ? karena sudah langsung ‘memaksa’ saya untuk menerima pernyataan keimanan “TUHAN ITU PUNYA CINTA YANG KUDUS”.

    Jadi saya tidak mau berkomentar terlalu banyak

    “sebagai sorang yang telah banyak menerangkan banyak logika, q harap Anda paham apa maksud saya..Klo Anda blum paham,,,brarti logika Anda masih lebih rendah,,eehh,,maaf,,,lebih polos dari logika saya yang mana logika saya masih lebih rendah (rendah lho,,bukan polos) dari logika orang lain”

    Sepertinya kamu masih belum mengerti maksud “logika polos” yang sering saya utarakan. Logika polos ini biasa kita temukan pada anak2 kecil yang baru mulai memahami sesuatu. anak2 kecil itu biasanya akan mengutarakan pertanyaan yang kelihatannya sederhana tapi sangat fundamental..

    Kalau logika iman biasanya cenderung tidak mau mengkritisi apa yang sudah diyakininya sehingga bukan hanya tidak pernah bertanya terhadap keimanannya sendiri tapi malah cenderung menjari-cari justifikasi.

    Kalau iman saya datang dari proses pertanyaan2 yang sederhana dan fundamental. Jadi sederhana aja,mulailah bertanya, bertanya dan bertanya..

    Logika itu sebenarnya ga bisa disamakan walaupun klo diterangkan kebenarannya orang jadi satu paham dan bahkan mengimani karena tiap manusia itu punya jiwa akan pikirannya…
    *ngerti?,,klo ga ngerti berarti baca kembali paragraf yang ada tanda petik nya*

    ngerti Boss! tapi apa maksudnya “manusia itu punya jiwa akan pikirannya…” ?

    Setiap manusia bisa dididik untuk berfikir secara logis. Misal dalam memilih sesuatu dan mengambil keputusan..
    Tapi begitu urusan nya adalah urusan/masalah Tuhan, maka akan ada banyak orang yang menolak menggunakan cara berfikir logis..

    kecuali klo mas seorang yang merasa bimbang (dan merasa bergerak truz),,, aq tetap menghargai itu…

    Bersedia untuk dikoreksi itu bukan wujud kebimbangan!

    Takut kalau pemahaman / keyakinannya salah dan selalu bersediadi challenge olehorang lain itu juga bukan wujud kebimbangan

    Bergerak terus dalam pemahaman tentang sesuatu itu juga bukan wujud kebimbangan.

    Mudah2an mas juga ngerti apa maksud saya itu..

    Saya harap balas komentar dari saya jawab juga yang ada tanda tanya nya ya Mas…bukan untuk perang syaraf tetapi untuk membuat kita semua lebih memiliki kesederhanaan akan suatu pengharapan (masuk sorga?Bah!).

    Saya sudah balas dan jawab komentarnya.. mudah2an bisa mengerti cara berfikir saya.. saya gak berharap supaya mas juga berfikir seperti cara saya berfikir kok.. jadi santai aja..

    Saya juga tidak bermaksud untuk perang syaraf tetapi untuk membuat kita semua tidak menyederhanakan sesuatu lebih sederhana dari yang seharusnya.

    Saya lebih memikirkan ketepatan saya mengenali Tuhan yang sebenarnya. sorga atau hadiah dalam bentuk apapun pasti secara otomatis akan kita dapat dari Tuhan yang sebenar-benarnya Tuhan kalau kita berhasil mengenaliNya, menyayangiNya dan mematuhiNya..

    Kalau ternyata Tuhan yang selama ini kita sembah ternyata adalah bukan Tuhan yang sebenarnya, maka hanya akan ada rasa sesal dan malu yang mendalam.. dan tidak mungkin kita ulangi hidup kita.. time is up!

    Menurut saya itulah esensi kehidupan yang sesungguhnya.

  14. 14
    baratuktak Says:

    Anda bilang:
    Pernyataan kamu cuma cocok untuk orang yang [masih] percaya bahwa Yesus itu adalah Tuhan. Kenapa ? karena sudah langsung ‘memaksa’ saya untuk menerima pernyataan keimanan “TUHAN ITU PUNYA CINTA YANG KUDUS”.

    hahahahaha,,,siapa pulak yang maksa kamu percaya ma Yesus,,,
    malas ah maksa kamu percaya ma Yesus,,,
    mendingan nyari pacar….hehehehehe…
    gini Mas,,coba tanya bebrapa orang dengan keyakinan yang berbeda..Mis tanya ma seorang Muslim, Kristen, Hindu, Budha atau agama apa pun yang nyembah Tuhan,,,

    coba tanya mereka masing2,,,
    Kamu orang Muslim, pernah ga doa mu dikabulkan Tuhan?
    Kamu orang Kristen, pernah ga doa mu dikabulkan ma Tuhan?
    Kamu orang Hindu, pernah ga doa mu dikabulkan oleh Tuhan?
    Kamu orang Budha, pernah ga doa mu dikabulkan oleh Tuhan?

    Tentu mereka berdoa dengan cara mereka masing2 bukan?

    Nah, ini pertanyaan saya untuk Anda:

    Jika kita menanya itu,pasti ada diantara mereka yang menjawab iya klo doa mereka pernah dikabulkan (padahal beda agama),kecuali yang ga pernah berdoa ya,hehehehehe…klo semua sampel anda bilang ga..wah gawat ne,,,hehehehehe…mending tanya ma pemuka agama masing2 deh,,,secara mereka punya agama juga khan…
    biar dapat “pasti” nya sampelnya jangan 1 orang untuk tiap agama ya,usahakan sebanyak-banyaknya orangnya ya,hehehehehehehe…(cem nyusun skripsi aja),tapi biar ilmiah dan bisa diterima logika…hehehehe…

    Dengan jawaban tu, logikanya masak orang yang beda agama pernah dikabulkan Tuhan doa nya…

    pertanyaan saya:

    MENGAPA TUHAN MENGABULKAN DOA MEREKA?
    padahal agama mereka berbeda,,
    jawab ya,,,hehehehe….

  15. 15
    baratuktak Says:

    Anda bilang:
    Kadang kita harus secara jernih membedakan “DIANGGAP rumit” dan “DIANGGAP mudah”. Menganggap mudah nanti bisa jadi menggampangkan..

    Saya jawab:
    Ya, pas sekali seperti Anda sekarang ini. (Makasih ya da mempertegas) hehehehehehe….

  16. 16
    vuadz Says:

    buat saudara anton chang,gini aja simple,buat ngetes yesu tu tuhan pa bkn,silahkan anda cari orang dari agama anda yang menurut anda hebat,saya akan ajak anda/anda ajak saya ke rumah sakit.dimanapun tempatnya.akan saya buktikan tuhan siapa yg bisa menyembuhkan.tuhan saya atau tuhan anda.ni no ponsel saya jika anda berminat:03427772110

  17. 17
    uthafreak Says:

    duh saat mengena sekali tulisan ini..

    saya juga mencari di alkitab, tentang pengakuan yesus bahwa ia adalah salah satu dari 3 pribadi Allah dan saya tidak menemukan hal itu.

    lalu saya juga mencari pengakuan bahwa ia adalah tuhan dan sembah lah aku, itu juga tidak ada. malah dia mengaku hanya sebagai utusan atau pesuruh Allah.. tetapi yang masih saya bingung mengapa para kaum trinitarian masih mempercayai yesus itu tuhan yah??

  18. 18
    Weird Says:

    Penyembahan Yesus sebagai Tuhan adalah satu kesalahan sejarah terbesar dalam hidup umat manusia. Allah maha besar.. kepadaNya semua makhluk bergantung, dan tiada sesuatupun yang setara denganNa. Semoga kita termasuk golongan manusia yang mendapatkan petunjuk…

  19. 19
    daniel Says:

    Shalom.
    kenapa kristen susah berkembang dan kenapa banyak kristen yang pindah haluan ke agama lain? dr hasil penelitianku, ternyata katanya kristen itu punya banyak Allah (ada 3).Yesus adalah Allah yg jadi manusia. Yesus adalah 100% manusia dan 100% Allah. suatu kesalahan besar!
    kenapa ya kita susah menyatukan persepsi tentang siapa Allah dan siapa Yesus? padahal pedoman kita sama : Alkitab! Alkitab yang kita baca adalah Alkitab yang menggunakan bahasa yang kita mengerti, jelas dan tanpa teka teki.
    aku bukanlah teolog dan juga bukan orang suci…, tapi dalam memandang keimanan tetap menggunakan logika, realita dan masuk akal, ha..ha..ha.. sama kali!
    dari beberapa kali diskusi dengan teman-teman, mereka berpendapat boleh saja berbeda, kan banyak jalan tapi satu tujuan. saya katakan belum tentu benar, banyak jalan belum tentu sampai tujuan. hati-hati lihat jalannya, jangan-jangan jalannya salah dan kamu bisa sesat! akhirnya tidak sampai tujuan.
    tentang siapa Allah dan Siapa Yesus, aku coba utarakan dengan bahasaku sendiri yang kuambil dari Injil Matius saja:
    1. Allah adalah pribadi yang ada dengan sendirinya, Dia ada karena Dia ada. Dia adalah pencipta seluruh dunia ini dan Dia jugalah yang menciptakan Yesus. Dia adalah Bapa dari segala ciptaan.
    2. Yesus adalah Allah? jelas bukan! Yesus adalah anak Allah. logikanya:
    a. kelahirannya bukan hasil perkawinan dan sudah dinubuatkan (Matius 1: 18-25)
    b. saat Yesus dibaptis langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya, lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.”(Matius 3:16-17), Yesus anak Allah bukan Allah.
    c. saat Yesus sujud dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.” (Matius 26: 39), Yesus berdoa kepada Allah. berarti Yesus bukan Allah.
    d. saat Yesus disalib Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eli, Eli, lama sabakhtani?” Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku? (Matius 27:46) Yesus berteriak kepada Allah.
    e. saat Yesus mati, Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya.(Matius 27:50) Yesus menyerahkan nyawanya kepada siapa? kepada Allah. dan harus kita ketahui Allah tak pernah tidur apalagi mati!
    f. tentang hari kiamat Yesus berkata: Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri.” (Matius 25:36) berarti Yesus bukan Allah tapi Dia yang disebut Bapa.
    g. Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.(Matius 28: 18) Yesus yang menerima kuasa dan siapa yang memberikan? Allah!
    h. dan selama Yesus didunia ini Dia selalu mengatakan bahwa Dia adalah utusan Bapa Nya yang di Sorga.
    kalau kita mau membaca dan mempelajari Alkitab dg seksama, jelas diterangkan bahwa Allah itu esa dan kepada Nya lah kita menyembah.
    berapa kali Yesus mengatakan: “aku adalah utusan”. berarti Yesus bukanlah Allah tetapi utusan Allah. oleh sebab itu saudaraku pergilah dan beritakanlah kabar baik ini kepada seluruh bangsa, bahwa Yesus adalah saudara kita, Ia bukan Allah tapi utusan Allah dan Yesus adalah jalan, kebenaran dan hidup. tanpa melalui Dia kita tak akan sampai kesorga.
    Nah dari bahasan yang sederhana ini, masih kah kita mengatakan bahwa Yesus adalah Allah? pikirkan dan renungkanlah! banyak jalan tetapi hanya satu jalan yang benar untuk sampai tujuan.
    untuk itu masuklah dan bersekutulah dengan saudara-saudara seiman sehingga keimananmu bertambah kuat.
    maaf, menurut saya aliran denominasi yang menganut faham ini di indonesia masih sangat sedikit. sebagai perbandingan:
    1. katolik dan protestan menganut trinitas dan tdk mengkuduskan sabat
    2. kharismatik menganut trinitas dan tdk mengkuduskan sabat
    3. adventis mengkuduskan sabat tapi menganut trinitas
    4. saksi jahova tidak memelihara sabat
    5. kristen tauhid tidak menganut trinitas dan pelihara sabat.

    sekian Tuhan memberkati.

    Yakinlah itu, Tuhan memberkatimu.

  20. 20
    hamba sedikit ilmu .. Says:

    @baratuktak..
    saya seorang muslim, ingin menjawab pertanyaan anda..

    tanya : apakah doa saya pernah dikabulkan oleh Tuhan ?
    jawab : Ya,,

    tanya : kenapa manusia agama lain doanya di kabulkan ?
    jawab : bagi kami seorang muslim, kami mempercayai Tuhan Itu Esa, Tuhan Itu Satu. Walaupun manusia memiliki ajaran agama yang bebeda tetapi semua hamba di mata Tuhan tetap sama, hanya saja ajaran untuk memahami Keesaan Tuhan itu berbeda-beda.

    @penulis ..
    ak tertarik dengan beberapa tulisan mu, sedikit banyak ada beberapa yang mirip dengan pemahaman dari ajaran ku. dan aku ingin sedikit bertanya, bagaimana akhirnya kamu meyakin bahwa Tuhan adalah Tuhan Yang Esa, yang tak ada yang dapat menyamakan dan menanding-Nya ?

    Dan untuk menanggapi posting mu ini, sebelum nya aku ingin bertanya, Isa itu Yesus kah ? Jika ya,,
    Dalam agama ku, kami juga harus meyakini utusan yang datang untuk suatu kaum sebelum baginda Rasul Muhammad saw, salah satunya Isa putra maryam. Dan dijelaskan pula, Isa beriman kepada Tuhan ^^..
    Isa terlahir pada kaum bani israil yang saat itu banyak melakukan penyimpangan. Sampai akhir nya datang peringatan/wahyu Tuhan, yang mengajarkan tentang Keesaan-Nya..

  21. 21
    misiranmuslim Says:

    Dalam AL QUR’AN terdapat SURAT No. 33 AL-AHZAB ayat 56, yang adalah ajakan ber SHALAWAT NABI.
    Contohnya “SHALAWAT NABI” yang setiap hari ditayangkan di TV Malaysia yang berstatus Negara Islam itu, berbunyi: “ Ya – ALLAH, karuniakanlah kepada junjungan kami Nabi Muhammad keselamatan, kemuliaan dan tempat serta derajat yang tinggi seperti yang kelak engkau janjikan”

    Masalahnya:
    Seorang Nabi besar seperti Nabi Muhammad dan Nabi Isa, jika Mereka mati, sudah pasti beroleh rahmat dan keselamatan masuk sorga kembali kepada ALLAH yang mengutusNya dan sama sekali tidak perlu didoakan untuk ALLAH selamatkan Mereka.

    Dalam Alkitab orang Kristen tidak ada secuilpun terdapat nats, dimana nabi Isa minta umatNya berdoa Shalawat bagi Dia.

    Kesimpulan:
    Nabi Muhammad sendiri tidak yakin atau ragu bahwa kalau Dia mati akan beroleh rahmat keselamatan Sorgawi, inilah kenapa Dia minta umat Islam berdoa Shalawat buat Dia.

    Kalau Nabi Muhammad sendiri ragu bisa masuk sorga, bagaimana Dia bisa menjamin umatNya masuk Sorga, bahkan keselamatan anak tunggalNya FATIMAH pun Dia tidak bias jamin dihadapan ALLAH (Hadits Shahih Muslim Jilid I No. 163).

    Terus buat apa kalau kita masuk suatu agama yang tidak menjamin kita bisa masuk sorga. PIKIRKAN INI…!!!

  22. 22
    penggemarDANIELKEYES Says:

    kok gini ya, agama jadi bahan debat. bukannya lebih penting kalo kita ngurus agama masing2 banyak2 dzikir kek, ibadah, hehehe.
    kalo debat soal agama pasti gakan ada habisnya(bukannya ngelarang juga sih, bebas ko qta kan menganut demokrasi, he).
    karena persepsi tiap orang berbeda. bahkan dalam Islam pun banyak terdapat aliran, yakan?
    yang bikin saya pengen ketawa, suatu kali seorang ustad/ulama di mesjid berkotbah bgini kira-kira :”sekarang ini aliran agama Islam ada puluhan, tapi beruntunglah kita karena kita tidak seperti kita, aliran kita yang paling benar”
    ihh waw :o

    hehe, ngawur ya gueh? biarin aj ah kan kita menganut demokrasi :p


    Setahu saya, gak cuma muslim yang terkelompok menjadi berbagai aliran, kristiani pun juga begitu. umat Hindu dan Budha juga memiliki berbagai aliran.

  23. 23
    Johannes Says:

    Tuhan Yesus, terima kasih untuk kasih setia Mu, yang tak pernah berubah, dulu, sekarang dan selamanya.

    Terima kasih untuk umur panjang & kesehatan yg Engkau berikan padaku & keluarga serta orang tua dan saudara2ku.

    Tuhan Yesus, terima kasih untuk kesempatan yang Engkau berikan hingga aku & keluarga dipulihkan setelah baptis selam.

    Sungguh, Engkau adalah penolong. Padamu kuserahkan hidup & matiku.
    Engkau pulihkan ku. Sungguh luar biasa. Biarlah semua bangsa sujud menyembahMu. amien

    Silahkan percaya apa yang kamu percayai…

    Saya cuma mau bilang bahwa pengalaman-pengalaman supranatural atau mukjizat dalam bentuk apapun itu juga dialami oleh penganut agama-agama lain..

    So, saya tidak mau mencari Tuhan HANYA dengan mengandalkan pengalaman-pengalaman supranatural atau mukjizat seperti itu. Karena kita tidak tahu dengan pasti apakah pengalaman-pengalaman supranatural atau mukjizat tersebut memang benar-benar berasal dari Allah.

  24. 24
    gendruwo Says:

    Tuhan menciptakan manusia dengan kesempurnaan akal untuk berpikir. mustahil jika otak tidak digunakan untuk menganalisa suatu kebenaran. jika suatu hal yang dituturkan adalah benar dan logis kenapa masih menutupi mata hati dari kebenaran dengan hal2 yg tidak masuk akal? dengan akal kita dapat mengenal tuhan kita, kesimpulan pelajari fakta sejarah dengan benar jangan asal dimasukkan ke hati dengan doktrin membabibuta. percuma dong tuhan ciptakan akal, :D kalo tidak digunakan untuk mengenal Tuhanya hwehehehe

  25. 25
    Ananta Says:

    semua orang boleh berpendapat dan percaya pada agamanya ,tapi yg jelas hanya Yesus Tuhan saja yg memberi jaminan hidup kekal pada umatNya dan siapa yg percaya kepadaNYA , Gak percaya!ya gak pa-pa lah wong itu anugerah kok !!!

    Kamu juga boleh berpendapat bahwa jaminan hidup kekal itu adalah anugerah.. serius.. boleh-boleh saja kok..


RSS Feed for this entry

Leave a Comment