Dear all,
Saya cuma mau njelasin logika sederhana yang bisa menjadi dasar untuk bilang bahwa Injil itu gak asli. Dengan bilang gak asli bukan berarti saya tidak mempercayai isinya 100% lho! Itu issue yang berbeda..Misal, kamu sedang fotocopy bahan kuliah dari dosen. Karena terburu-buru, aslinya ketinggalan di tempat fotocopy. Lalu pas kamu balik, ternyata udah aslinya udah gak ada gak tau kemana. Tukang fotocopynya juga gak tau.
Nah, pertanyaannya sederhana aja. Hasil fotocopian yang kamu pegang itu asli gak? Pastilah semua orang akan sepakat bahwa itu bukan aslinya karena aslinya dah ilang.
Logis gak, kalau kamu ngotot bahwa itu asli sambil menantang: “kalo kamu bilang ini gak asli, coba tunjukkin yang asli nya mana ?, kalo kamu gak bisa nunjukkin, maka berarti yang saya pegang ini adalah asli” Gak logis kan?
Kalau ditanya, sama gak fotocopiannya dengan yang asli? Kamu pasti bilang sama kan! Tapi apakah orang lain akan langsung 100% percaya ? belum tentu karena ada kemungkinan salahsatu lembarannya gak ke copy atau misalnya sengaja kamu umpetin supaya temen kamu gak bisa belajar isinya dan lain-lain..
Gimana kalau fotocopian itu difotocopy oleh 1 temen kamu yg beda kampus dan 20 temen 1 kampus? gimana kalau kemudian di fotocopy lagi oleh famili 1temen kamu yang beda kota.. Gimana kalau copy-mengcopy itu berlangsung ratusan tahun? pasti fotocopian itu akan menjadi banyak dan tersebar kan?
Lalu misal suatu saat ada seseorang menemukan fotocopian itu jadi bungkus kacang rebus yang dia beli, pertanyaannya, asli gak tuh? itu salinan turunan yang keberapa ya? bisa gak kita ikutin silsilah copiannya itu sampai ke aslinya?
Nah sekarang apakah perumpamaan itu cocok buat Injil ? ternyata cocok, karena Injil yang biasa kita baca itu berasal dari salinan dari salinan yang kesekian dari yang asli, yang ditulis kira2 abad ketiga. Menurut taksiran para ahli, Injil Markus yang ditulis paling duluan, itu ditulis sekitar tahun 70an, sedangkan yang kita miliki itu adalah salinannya yang ditemukan di abad ke-3.
Jadi, dulu, untuk mendistribusikan suatu tulisan ke jamaat di daerah2/kota2 yang jauh maka dibuatlan beberapa salinan2nya yang kemudian dibuatkan lagi salinannya lagi. Masalahnya, dulu belum ada mesin fotocopy, jadi ya disalin ulang. Nah keakuratannya sangat tergantung pada kelakuan individu2 penyalinnya.
Jadi kalau ditemukan suatu salinan Injil di daerah tertentu, pertanyaannya selalu klasik. Ini kira2 berasal dari salinan yang keberapa ya? dari tahun berapa? dst..
Gimana menurut pendapat kamu?
Kita gak bisa bilang bahwa isi Injil sekarang tidak sama 100% dengan Injil tersebut pada saat pertama kali ditulis, ya nggak? Tapi kita juga gak bisa yakin bahwa Injil sekarang itu sama 100% dengan Injil yang asli pertama kali ditulis..
Ternyata Injil yang asli itu dah disalin (untuk disebarluaskan) menjadi beberapa salinan, dan salinan itu disalin lagi menjadi beberapa salinan.. begitu seterusnya ratusan tahun..
Nah kadang untuk suatu naskah suci ditemukan dalam beberapa salinan yang berasal dari tahun dan lokasi penemuan yang berbeda. Masalahnya, ternyata dari perbandingan terhadap nasakah2 salinan tersebut ditemukan perbedaan2.
Coba baca bahasan detilnya di postingan lain yang terkait:
Postingan saya
- Tambahan nas / ayat pada Injil Markus tentang penampakkan diri Yesus
- (Sambungan ke-1) Tambahan nas / ayat pada Injil Markus tentang penampakkan diri Yesus
- Memahami kemungkinan terjadinya distorsi pada isi Perjanjian Baru..
- Memahami silsilah penyusunan Alkitab dan “Kritik Naskah”
Postingan kutipan berasal dari Misquoting Jesus oleh Bart D. Ehrman
- Bart D. Ehrman: Pengubahan yang Dimotivasi Kepercayaan Teologis
- (Sambungan ke-1) Bart D. Ehrman: Pengubahan yang Dimotivasi Kepercayaan Teologis – Antiadopsionis
- (Sambungan ke-2) Bart D. Ehrman: Pengubahan yang Dimotivasi Kepercayaan Teologis – Antiadosetik
- (Sambungan ke-3) Bart D. Ehrman: Pengubahan yang Dimotivasi Kepercayaan Teologis – Antiseparasionis
Mengenal Bart D. Ehrman:
- Siapakah Bart D. Ehrman yang menulis buku “Misquoting Yesus”
- (Sambungan ke-1) Siapakah Bart D. Ehrman yang menulis buku “Misquoting Yesus”
- (Sambungan ke-2) Siapakah Bart D. Ehrman yang menulis buku “Misquoting Yesus”
- (Sambungan ke-3) Siapakah Bart D. Ehrman yang menulis buku “Misquoting Yesus”
- (Sambungan ke-4) Siapakah Bart D. Ehrman yang menulis buku “Misquoting Yesus”
- (Sambungan ke-5) Siapakah Bart D. Ehrman yang menulis buku “Misquoting Yesus”
- (Sambungan ke-6) Siapakah Bart D. Ehrman yang menulis buku “Misquoting Yesus”
Video terkait:
- Video Kuliah Bart D. Ehrman, pengarang “Misquoting Jesus”, di Stanford University, How Bible Tainted 1/10
- Video Kuliah Bart D. Ehrman, pengarang “Misquoting Jesus”, di Stanford University, How Bible Tainted 2/10
- Video Kuliah Bart D. Ehrman, pengarang “Misquoting Jesus”, di Stanford University, How Bible Tainted 3/10
- Video Kuliah Bart D. Ehrman, pengarang “Misquoting Jesus”, di Stanford University, How Bible Tainted 4/10
- Video Kuliah Bart D. Ehrman, pengarang “Misquoting Jesus”, di Stanford University, How Bible Tainted 5/10
- Video Kuliah Bart D. Ehrman, pengarang “Misquoting Jesus”, di Stanford University, How Bible Tainted 6/10
- Video Kuliah Bart D. Ehrman, pengarang “Misquoting Jesus”, di Stanford University, How Bible Tainted 7/10
- Video Kuliah Bart D. Ehrman, pengarang “Misquoting Jesus”, di Stanford University, How Bible Tainted 8/10
- Video Kuliah Bart D. Ehrman, pengarang “Misquoting Jesus”, di Stanford University, How Bible Tainted 9/10
- Video Kuliah Bart D. Ehrman, pengarang “Misquoting Jesus”, di Stanford University, How Bible Tainted 10/10



memang begitulah, kayaknya memang keotentikan bibel gak terjamin, silsilahya gak bisa ditelusuri sampe yesus…
kecuali itu, seumur2 sepanjang sejarah bibel, gak ada yang hafal bibel satu buku itu….jangankan satu bibel yang tebal itu, satu bagian kitab aja mungkin gak ada yang apal…Paus sekalipun….apa ada syaraat kalo jadi Paus harus hafal bibel keseluruhan di luar kepala?????
Injil yang saya baca sudah berbahasa Indonesia, pastilah itu bukan yang asli . Tapi saya suka, karena yang berbahasa aslinya tak ku mengerti .
Ngomong-ngomong kalau mau tau perihal penulisan Injil yang mula-mula, silahkan kunjungi blog saya.
Salam !
tengkiyu mas murid jesus christ…
mas murid jesus, aku boleh tanya? mungkin pertanyaannya bodoh, tapi karena aku pengin tau, gak apa2 ya….
1. waktu yesus dulu mengucapkan ayat2 Bibel (injil) gak?
2. trus kata2 yesus yang ucapan ayat2 Bibel itu dicatet gak sama Yesus atau murid Yesus?
tengkiyu kalo mas murid jesus mau jawab…
mas ratman boomen yang bijaksana , trimakasih juga telah bertanya.
Sebenarnya saya juga sedang mempelajari Bibel, khususnya Injil.
Mas…. dari pertanyaan nomer 1 dan 2 , terlihat bahwa sampeyan belum mengerti apa itu Bibel, apa itu Injil, dan apa keterkaitan Injil dan Yesus.
Kalau mau tau jawabannya, lebih tepat mas kunjungi dan baca tulisan di blog saya, dan bacalah tulisan :
- Penulis Injil ini –> tulisannya singkat ( perihal penulis Injil Johanes ).
- Penulis Injil –> tulisannya agak panjang ( perihal penulisan ke empat Injil ).
Juga ada tulisan perihal :
- Keaslian Alkitab
- Sejarah Terjemahan Alkitab
maaf lho, saya bukan jualan .
Semoga tulisan-tulisan tersebut juga dapat menambah ilmu pengetahuan tentang kekristenan .
Salam !
makasih mas murid yesus, saya dah lihat blog sampeyan.
murid yesus menulis: “Tulisan atau karangan manusia sering memperlihatkan ketidakselarasan dan kontadiksi. Buku-buku yang penulisnya lebih dari satu orang biasanya akan memuat banyak ketidaksesuaian dalam hal falsafah, fakta, gaya ataupun gagasannya.
Tidak jarang tulisan yang dibuat oleh satu orang pun akan memuat berbagai kontradiksi dalam hal maupun logika.
Namun orang-orang yang telah mengabadikan dirinya untuk menyelidiki
Alkitab secara terus menerus, menemukan keselarasan dan konsistensi pengajaran yang terdapat dalam Alkitab.”
saya tanya lagi mas murid jesus,
Ada fakta di Alkitab (LAI, 1999) begini: Matius 1:1-16 menuliskan bahwa Yesus adalah keturunan Abraham ke-41. sedangkan di Lukas 3: 23-38 menulis bahwa Yesus keturunan Abraham ke-57. saya bisa dijelaskan? apakah tu kontradiksi atau bukan?
di Matius 1:23 (LAI, 1999) tertulis kata “berumur kira-kira tiga puluh tahun”. menurut sampeyan, apakah “kira-kira ini” dari Tuhan atau penulis Alkitab yang hanya mengira? kalau Tuhan, trus jika Tuhan itu Yesus, masa’ Yesus gak tau persis umurnya sendiri? mohon saya dijelaskan.
di Matius 1:23 (LAI, 1999) tertulis kata “menurut anggapan orang”. kata-kata ini menunjukkan apa? yang menulis siapa? kalau silsilah yesus menurut anggapan orang, yang ditulis di Mat1:23 itu fakta atau anggapan?
ada lagi, di PL, ada fakta tertulis di Alkitab (LAI, 1999), tentang kemenangan Daud atas Hadadezer. di I Tawarikh 18:4 tertulis tawanan pasukan berkuda 7.000 (tujuh ribu) orang. sedangkan di II Samuel 8: 15-17 tertulis tawanan pasukan berkuda 1.700 (seribu tujuh ratus orang). ini benar atau keliru? kontradiksi atau bukan? siapa yang bertanggung jawab dengan ini? apakah murid yesus salah tulis? mohon penjelasannya.
sekian dulu mas murid yesus, saya tunggu jawabnya secepatnya nggih? biar saya bisa tidur nyenyak….
Bahasa asli Alkitab terdiri dari tiga bahasa: Ibrani, Yunani dan Aram
oh ya ada yang ketinggalan,
mas murid yesus menulis: “Bahasa asli Alkitab terdiri dari tiga bahasa: Ibrani, Yunani dan Aram”. kok ada tiga bahasa asli Alkitab? emangnya Yesus ngucapin ayatnya pakai bahasa apa? apa kriteria “bahasa asli Alkitab”? makasih banyak tanya, biar saya tahu….
Wah …. wah …. ternyata mas Ratman orangnya lumayan teliti ya ..
Sebenarnya saya agak sungkan bertanya jawab di blog ini, tapi tak apalah, dari pada mas Ratman Boomen tak bisa tidur , saya coba jawab sedikit, kalau kurang memuaskan maklum saja, saya baru belajar juga nih ..
1. Matius menulis silsilah dari alur Yusuf ( garis silsilah Yusuf )
Lukas menulis silsilah dari alur Maria ( garis silsilah Maria )
2. ” berumur kira-kira tiga puluh tahun ” —-> ini sebenarnya masalah gaya bahasa seseorang, tapi inilah jawaban yang paling tepat.
Contoh : Kalau saya tanya sampeyan, sudah berapa umurmu? maka sampeyan mungkin menjawab 38 tahun. Padahal umur sampeyan adalah 38 tahun tambah satu bulan tambah 22 hari. Jadi, jawaban sampeyan yang benar seharusnya adalah : kira-kira 38 tahun.
3. ” menurut anggapan orang ” –> nah ini lagi masalah bahasa,
Kalau saya tanya sampeyan, siapakah Boedi Oetomo ? Maka mungkin sampeyan menjawab, tokoh kebangkitan nasional Indonesia . Tapi tak salah juga kalau saya menjawab ” menurut anggapan orang ” Budi Utomo adalah tokoh Kebangkitan Nasional. Kenapa ? Karena kisah Budi Utomo adalah kisah masa lalu yang tidak saya saksikan sendiri, dan Budi Utomo tidak pernah mengatakan bahwa dia adalah tokoh kebangkitan Nasional. Jadi Budi Utomo adalah tokoh kebangkitan Nasional menurut anggapan orang ( sipenulis sejarah dan bangsa Indonesia pada umumnya )
4. Khusus nomer 4 ini saya belum bisa menjawab saat ini, karena saya juga belum pelajari itu mas. Tapi saya yakin si empunya blog ini tahu jawabannya.
No 4 dan pertanyaan tambahan ;
Mas Ratman Boomen, ada hal yang belum tepat dari pertanyaan sampeyan, artinya belum mengerti apa itu Bibel ( Alkitab ), apa itu Injil, siapa penulis Old Testaments ( bah Indonesia => Perjanjian Lama ) dan siapa penulis New Testaments ( bah Indonesia => Perjanjian Baru ).
Cobalah kunjungi blog saya mas, bacalah lebih banyak dan lebih teliti .
Salam !
oke mas murid yesus….tengkiyu…jawabannya
oke aku kunjungi blog sampeyan lagi ya….
makasih banget loh mas murid yesus….
tak tunggu loh jawabannya lagi
untuk mas murid yesus:
apa relevansinya penulis alkitab memakai kata “kira-kira” dan “menurut anggapan orang”? padahal seharusnya bicara soal fakta?
kalau saya umurnya 38 th, itu fakta (dan saya tidak harus merinci berapa bulan berapa hari). bung tomo juga faktanya tokoh kebangkitan nasional, bukan anggapan.
Just passing by.Btw, you website have great content!
_________________________________
Making Money $150 An Hour
mana nih jawaban dari mas murid yesus lagi…???? aku tunggu loh….
wajar jika suatu pemahaman akan ketulusan baru bisa diterima (secara terpakasa) jika kita ga bisa lagi untuk mengelaknya (padahal sudah ada dalam diri kita)…
Pokoknya tidak ada lagi Injil yang isi nya asli. Kitab Kristen itu adalah dinamakan ‘Al-kitab’ ataupun ‘Bible’, iaitu HIMPUNAN kitab-kitab dan bukan di namakan ‘Injil’.
Pokoknya tidak ada lagi Injil yang isi nya asli. Kitab Kristen itu adalah dinamakan ‘Al-kitab’ ataupun ‘Bible’, iaitu HIMPUNAN kitab-kitab dan bukan di namakan ‘Injil’..