Sebelumnya saya mesti minta maaf dulu kalau ada yang merasa judul postingan ini terkesan provokatif..
Menurut saya yang paling penting, gak perlu emosi.. yang penting kalau isi postingan ini gak bener ya silahkan dibuktikan saja toh!
Mari kita ke pokok masalahnya, Injil bisa dikatakan sudah tidak asli karena:
- Injil yang paling duluan ditulis itu Injil Markus yakni ditulis sekitar tahun 70an Masehi sedangkan Yesus meninggal sekitar tahun 30an.. Coba baca ini deh..
Pertanyaannya: Apakah isi Injil tersebut 100% sama dengan apa yang dikatakan Yesus ? - Injil ditulis oleh orang-orang yang bahkan tidak pernah berjumpa langsung dengan Yesus. Bahkan Paulus yang sempat hidup pada zaman Yesus hidup ternyata tidak pernah bertemu Yesus langsung. Selagi Yesus masih hidup, Paulus sering mengejar-ngejar dan menyiksa pengikut Yesus. Ketika Yesus sudah meninggal, Paulus mengaku bertemu dengan Yesus, dalam perjalanannya ke Damsyik, yang memanggilnya dari langit dan menyuruh Paulus bertobat.
- Injil yang kita punyai sekarang adalah bukan Injil yang asli dibuat pertamakali oleh penulisnya, tapi hanya berupa salinannya.. Salinan tertua diperkirakan dibuat pada tahun 200an.. Coba baca tulisan ini dan ini
Siapa yang berani menjamin keasliannya dalam jarak yang panjang seperti itu. - Jika kita membaca isi Injil, maka jelas ada perkataan-perkataan yang dibuat oleh penulisnya.
Contoh kata pengantar yang dibuat penulis Injil Lukas:
1:1 Teofilus yang mulia, Banyak orang telah berusaha menyusun suatu berita tentang peristiwa-peristiwa yang telah terjadi di antara kita, 1:2 seperti yang disampaikan kepada kita oleh mereka, yang dari semula adalah saksi mata dan pelayan Firman. 1:3 Karena itu, setelah aku menyelidiki segala peristiwa itu dengan seksama dari asal mulanya, aku mengambil keputusan untuk membukukannya dengan teratur bagimu, 1:4 supaya engkau dapat mengetahui, bahwa segala sesuatu yang diajarkan kepadamu sungguh benar. Contoh kata pembuka dari penulis Injil Yohanes
1:1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. 1:2 Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. 1:3 Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. 1:4 Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. 1:5 Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya. 1:6 Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes; Contoh Penutup dari penulis Injil Yohanes:
21:25 Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.
Siapa yang menjamin kalau penulisnya tidak menambahkan kata atau kalimat lain yang mungkin dalam bentuk yang tidak begitu kentara?
- Injil dibuat penulisnya berdasarkan sumber-sumber tertentu, coba baca Lukas 1:3 diatas
Siapakah yang bisa menjamin keakuratan sumber-sumber yang digunakan para penulis Injil tersebut?1:3 Karena itu, setelah aku menyelidiki segala peristiwa itu dengan seksama dari asal mulanya, aku mengambil keputusan untuk membukukannya dengan teratur bagimu, - Contoh lain yang terkenal adalah penambahan ayat pada Injil adalah Markus 16:9-20 yang dilakukan oleh penyalin-penyalin Injil.. Coba baca ini, ini dan ini
Siapa yang bisa menjamin bahwa penyalin-penyalin tidak merubah, menghapus atau menambahkan pendapatnya ke Injil yang dia salin? - Mau tambahan referensi lagi? coba baca yang ini dan ini deh..
Singkatnya, siapa yang berani jamin bahwa Injil itu asli dan tidak ada perubahan didalamnya? Selamat berfikir.. Gimana tanggapan Anda?
———-
Tulisan terkait:
- Bart D. Ehrman: Pengubahan yang Dimotivasi Kepercayaan Teologis
- (Sambungan ke-1) Bart D. Ehrman: Pengubahan yang Dimotivasi Kepercayaan Teologis – Antiadopsionis
- (Sambungan ke-2) Bart D. Ehrman: Pengubahan yang Dimotivasi Kepercayaan Teologis – Antiadosetik
- (Sambungan ke-3) Bart D. Ehrman: Pengubahan yang Dimotivasi Kepercayaan Teologis – Antiseparasionis
- Siapakah Bart D. Ehrman yang menulis buku “Misquoting Yesus”
- (Sambungan ke-1) Siapakah Bart D. Ehrman yang menulis buku “Misquoting Yesus”
- (Sambungan ke-2) Siapakah Bart D. Ehrman yang menulis buku “Misquoting Yesus”
- (Sambungan ke-3) Siapakah Bart D. Ehrman yang menulis buku “Misquoting Yesus”
- (Sambungan ke-4) Siapakah Bart D. Ehrman yang menulis buku “Misquoting Yesus”
- (Sambungan ke-5) Siapakah Bart D. Ehrman yang menulis buku “Misquoting Yesus”
- (Sambungan ke-6) Siapakah Bart D. Ehrman yang menulis buku “Misquoting Yesus”
Video terkait:
- Video Kuliah Bart D. Ehrman, pengarang “Misquoting Jesus”, di Stanford University, How Bible Tainted 1/10
- Video Kuliah Bart D. Ehrman, pengarang “Misquoting Jesus”, di Stanford University, How Bible Tainted 2/10
- Video Kuliah Bart D. Ehrman, pengarang “Misquoting Jesus”, di Stanford University, How Bible Tainted 3/10
- Video Kuliah Bart D. Ehrman, pengarang “Misquoting Jesus”, di Stanford University, How Bible Tainted 4/10
- Video Kuliah Bart D. Ehrman, pengarang “Misquoting Jesus”, di Stanford University, How Bible Tainted 5/10
- Video Kuliah Bart D. Ehrman, pengarang “Misquoting Jesus”, di Stanford University, How Bible Tainted 6/10
- Video Kuliah Bart D. Ehrman, pengarang “Misquoting Jesus”, di Stanford University, How Bible Tainted 7/10
- Video Kuliah Bart D. Ehrman, pengarang “Misquoting Jesus”, di Stanford University, How Bible Tainted 8/10
- Video Kuliah Bart D. Ehrman, pengarang “Misquoting Jesus”, di Stanford University, How Bible Tainted 9/10
- Video Kuliah Bart D. Ehrman, pengarang “Misquoting Jesus”, di Stanford University, How Bible Tainted 10/10



Kalok sedari awal nulis Injil make bahasa aslinya, mungkin mingsih bisa bertahan keasliyannya ya boss….
(eh, angselinyah makek bahasa apah, yah ??? Ibrani kah ??? Arab, kah ??? Nyang pasti bukan bahasa Indon kan ??? Apalagee boso jowo kayak Mbah Google ituh….)
Injil bukan suara gaib yang langsung dicatat seperti quran. Injil merupakan buku sejarah keselamatan. Injil merupakan dokumentasi hidup yesus yang datang dari berbagai sumber seperti layaknya Hadis Suci.
siapakah yang bisa menjamin 100% sebuah kitab adalah adalah asli. adakah bukti netral (diluar bukti islam) yang masuk akal kalo suara yang didengar muhamat adalah suara jibril bukan suara jin ifrit??? nggak akan bisa!
Jalau mau, Mati aja! baru bisa melihat segala sesuatu dengan nyata!
Cari bukti netral untuk bandingin agama!!! (kalo berani siihhh…)
baca : kafir-cinta-tuhan.blog.com
Saya jadi ingat ada satu ayat yang aneh…
“pada mulanya adalah MONYET, MONYET itu bersama-sama dengan SAYA dan MONYET itu adalah SAYA”
SAYA=MONYET
Logika yang aneh….
Saya hanya bisa mengatakan bahwa Injil yang asli atau sebenarnya adalah Injil/Al’kitab yang ada dalam diri manusia yang dilindungi oleh roh/ruh kudus yang Maha Suci yang tidak pernah terjamah atau tersentuh oleh campur tangan manusia yang penuh dengan dosa, mari kita pahami bersama bahwa Al’kitab menjelaskan dan mengajarkan kita untuk berbuat kebaikan dan cinta kasih sesama manusia agar lebih mengenal dan bersyukur akan Sang Pencipta, sebab percuma saja kalo kita hanya bisa membaca tapi tidak memahami makna yang tertulis dalam Al’kitab, sebab bagi saya tingkah laku dan perbuatan kita untuk percaya kepada Tuhan YME/Allah hanya bisa dilakukan dengan hati nurani yang terdalam dan ikhlas tanpa memandang apapun juga untuk berbuat baik kepada sesamanya dan saling mengasihi, itulah Injil yang menurut saya paling benar.
jika anda memakai logika dalam mempersoalkan injil yang anda bahas adalah dalam bahasa indonesia sebagai pedoman, mungkin akan lebih akurat jika anda mempelajari injil dalam bahasa Gerika (Yunani) (kodex Vaticanus) untuk perjanjian baru supaya anda tidak meragukannya.
apakah anda bisa?
kalau sudah terjemahan kedalam bahasa indonesia, bahasa inggris atau bahsa lainnya ini akan tergantung dengan makna dalam bahsa terjemahanny, maka sampai kapanpun tidak akan ada habis-habisnya,karena apa pikiran manusia terbatas,
mungkin anda pakar komunikasi yang hanya berlogika sepanjang hari,
memahami sebuah injil bukan dengan logika, jika kita hanya dengan logika maf kata Tuhan itu jadi tidak ada karna tidak seorang pun dapat melihat dengan mata jasmani. darimana kita yakinbahwa Tuhan itu ada ya karen dengan iman dan keyakinan . bukan pakai logika.
kita bandingkan dengan apa yang menjadi polemik antara mana duluan ayam apa telor, silahkan anda berlogika .
Bahasa injil tidak menggunkan bahasa logika tetapi bahsa yang kesusastraannya sangat tinggi atau dengan bahsa kias.
saya baca dalam artikel pendukung
” memahami kemungkinan ……yesus menyembuhkan mata org buta dan membutakan mata yg sdh melihat. percayalah pada-Nya
Aduh kejam banget deh.. pake butain orang segala..
Peace ah..
Btw, gak logis deh mesti percaya bahwa seorang manusia itu Tuhan hanya karena dia bisa menyembuhkan orang buta dan membutakan mata yang sudah melihat.. Apa hubungannya?
Kalau suatu ketika ada Satan menjelma menjadi manusia terus dia berkata: “sembahlah saya karena saya Tuhan mu! Gak percaya? Nih saya sembuhkan orang yang buta dan saya butakan orang yang melihat..” Gimana dong ?
Kan lebih baik percaya karena ada alasan logisnya? ya gak sih?
ini saya copy dari artikel anda.
kita mempunyai dua mata jasmanai yang melihat isi dunia ini, tetapi kita juga punya mata hati (apa benar ada mata hati secara logika) jika ada ya dimana tetapi mata hatilah yang diberikan kepada manusia untuk melihat kebenaran injil, dan bukan pada mata yang ada dikepala anda karena itu terbatas.
bertobatlah dari logika anda,
sekarang pertanyaan sipa yang menjadi hakim pada hari kiamat menurut kepercayaan anda ?
jika anda tahu sipa yang anda akan turut logika anda atau apa ?
Saya seorang muslim, saya tertarik dengan pembahasan yang ada di blog anda, begitu menariknya sebagai sebuah pencerahan.
1. Ada yang ingin saya tanyakan nih bolehkan…?
Didalam kitab kami diterangkan bahwa yesus mempunyai sahabat2 yang dinamakan hawariyin, bener ga sih ? klo bener namanya siapa saja ?
2. Trus apakah mereka menulis apa2 yang diucapkan oleh yesus sebagai ucapan tuhannya atau juga mencatat setiap perbuatan maupun perkataan yesus ? (dalam islam namanya hadits) klo ada bisa ngasih referensi bwt membacanya nga
Atas pencerahannya saya haturkan terima kasih.
disitulah mujizat itu. dimana semua seakan tidak mungkin. tapi semuanya itu benar.
kalau kita mencari kesalahan dan ketidakwajaran, maka semua tampak salah dan palsu.
tapi bagi yang percaya, akan tampak kebenaran didalamNya.
(tambahan: untuk apa kita mencari kesalahan atau kelemahan agama lain? itu membuktikan kita ragu akan kebenaran keyakinan kita sendiri?)
Tuhan Yesus memberkati
Lagi bahas tentang Injil ya ….
mari berkunjung ke blog saya .
Dari sekian banyak blog yesusmanusia yg sy kunjungi ini, sy dpt menangkap tujuannya, yaitu :
1. Penyangkalan secara total mengenai Yesus Kristus sebagai Tuhan pencipta alam semesta.
2. Dengan prasuposisi itu, penulis blog ini berharap bhw kekristenan yg sdh ada puluhan abad itu akan runtuh, karena itu merupakan fundamental dari ajaran kristen.
Nah, jadi muncul pertanyaan jika memang Yesus Kristus itu bukan Tuhan alias hnya manusia biasa, dan Injil atau Alkitab itu bukan asli :
1. Bisakah anda buktikan bhw makam Kristus itu ada, dan tulang2nya ada, kan dia hnya manusia biasa? Kan manusia gak mungkin naik ke sorga sblm dia mati..
2. Dgn prasuposisi itu, berarti cerita tentang penyaliban Kristus bohong dong.. Nah, bagaimana mnrt anda sebenarnya Kristus mati jika tdk disalib seperti yg tertulis di keempat Injil? Kan dia manusia, jd harus mati kan..
3. Jikalau semua Alkitab di dunia ini menurut anda bukan asli (PALSU), dapatkan anda tunjukkan mana Alkitab yg ASLI yg isinya benar2 berlawanan dgn Alkitab yg ada sekarang ini, yg isinya benar2 membuktikan secara logis bahwa Yesus Kristus sungguh2 manusia biasa seperti anda dan saya dan bukan Tuhan seperti yg diyakini oleh orang2 Kristen di seluruh dunia? Karena jika anda mengatakan sesuatu itu palsu tanpa menunjukkan yg asli, maka anda melakukan kebohongan yg jauh lebih besar daripada yg Kristus lakukan, mengaku-ngaku Tuhan, pdhl hanya manusia biasa..
buat bang freddy
1. bang fedy percaya gak sama konsep homosusios yang digagas bapak2 gereja bahwa yesus 100% Tuhan 100% manusia?
2.bang fredi percaya kalau Abraham dan Fir’aun itu manusia biasa? dimana makamnya? apa tulangnya Abraham sama Fir’aun masih bisa Anda temukan? Menurut sampeyan, murid Yesus yang dimakamkan atau Paulus, sekarang tulangnya masih ada gak?
2. bang fredi, anda bisa gak buktikan kalau yesus di alkitab ditulis pernah hidup di bumi, makan, minum maaf…buang air kecil dan besar (dan kemungkinannya kentut), tidur dan lelah, lupa dan pernah mengutuk makhluk lain?
Buat Bung Ratman,
1. Sebenarnya sy bertanya ini kpd penulis blog yesusmanusia, bukan anda..Bisa nggak dia menyodorkan bukti yg sahih bahwa ada Injil yg asli, karena dia berani berkata bhw Injil yg sekarang ini semuanya salinan alias palsu.
2. Apa yg bung Ratman kemukakan sama sekali tdk menjwb pertanyaan saya tuh..Masa pertanyaan dibalas pertanyaan? (he3..)
3. Ada info menarik, coba baca deh buku ‘Studying of Historical Jesus’ (BakerAcademic, 2002) karangan Darrell L. Bock, seorang Profesor Studi Perjanjian Baru dr Dallas Theological Seminary, alumnus University of Aberdeen, khususnya Chp.3 mengenai Sumber Kritik Injil (Source Criticism). Yg lbh menarik lg, orang ini akan datang memberikan seminar ttg “Christianity vs Jesusanity’ tgl 14 Maret 2009 yad di Manggala Wanabakti, Jakarta. Tentunya ini bisa dijadikan bhn studi banding bagi anda ‘pemuja’ Bart Ehrman yg begitu agnostic. Apalagi Bock benar2 ’sekaliber’ dengan Ehrman, tp dari sisi yg berlawanan.
hehe…tengkiyu bang fredy…
emang mas yesus manusia gak nongol2 nih…..lagi ketiduran apa ya?
kita juga nunggu jawaban yesusmanusia bangun….
saya emang gak jawab sampeyan kok. saya pengin tanya sampeyan….
makanya, di awal saya tulis: “buat bang fredy”.
Teman2 kekasih
apa bila kita membahas satu topik, maka kita harus mengerti terlebih dahulu topik tersebut, setelah kita mengerti, baru kita perlebar dan kita nilai topik tersebut dengan netral. saya akan coba menjelaskan Injil itu apa, dan original injil itu apa.
Ijil adalah kabar baik, mengapa disebut kabar baik ? karena injil merupakan kabar keselamatan. mengapa manusia perlu selamat ? karena manusia telah jatuh kedalam dosa. kapan kabar keselamatan itu pertama sekali di kumandangkan menurut Alkitab ? ketika adam dan hawa jatu ke dalam dosa di taman eden.
jadi Injil itu ditulis bukan saat Yeus Kristus datang, tetapi jauh sebelum Ia datang, yaitu sejak awal penciptaan dunia ini.
Injil tidak pernah berubah dari dulu hingga selama-lamanya.
kalau ada saudara yang ingin belajar Injil secara sungguh-sungguh dan ingin mendengar kabar keselamatan itu secara bersungguh-sungguh, saya dapat membagikannya.
telepon saya di 0812 88 34 888 5 atau email saya: sibjoe@yahoo.com
salam
Saya ingin memberikan comment.
Pertama :
Saya tuntut konsistensi prinsip pemakaian logika dari pribadi pemilik blog ini. Pemilik blog ini sering sekali menganjurkan memakai logika (anti-penjelasan imani), tetapi penulis sendiri juga mengaku 100% masih mempercayai Tuhan yang sudah diproses di logikanya (sang pencipta yang bukan manusia).
Bagi saya, itu pun sudah sangat tidak konsisten, dan mempercayai kepada Tuhan yang tidak nampak pun sudah diluar logika manusia yang sangat dijunjung oleh penulis/pemilik blog ini.
Jadi saya tangkap ketidak konsistenan dalam cara berpikir secara logikanya. Sebaiknya anda memakai 100% logika manusia saja, (mungkin dengan tidak mempercayai adanya Tuhan – itu lebih tegas).
Karena memperdebatkan dasar agama / kepercayaan apapun adalah tidaklah masuk logika kita sebagai manusia yang secara fisik materi masih hidup di bumi.
Saya menuntut kekonsistenan anda. Mungkin yang lain juga berpikir hal yang sama ini terhadap anda.
Yang kedua:
Sebagaimana yg ditulis oleh pemilik blog ini yaitu saya kutip sbb :
————
“Saya juga ngerti bahwa Injil banyak menggunakan kiasan. Makanya kamu harus memahami bahwa Yohanes 1:1 (Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.) itu adalah kiasan. Bukan maksudnya Firman itu sama dengan Allah atau sebaliknya.
Ini ide dari rekan Ban Shalom (atau siapapun Anda) di komentar sebelum komentar kamu:
Coba kita ganti kata Firman dengan Monyet dan kita ganti kata Allah dengan saya, supaya kamu tahu kalau itu cuma kiasan aja:
“Pada mulanya adalah MONYET; MONYET itu bersama-sama dengan SAYA dan MONYET itu adalah SAYA” “.
————-
Menurut saya, dari komentar penulis blog ini terhadap kalimat tsb (yang mana diambil dari Alkitab/Injil) sangat tidak menunjukkan analisa yang baik dari pemilik/penulis blog ini.
Anda mengomentari ayat kalimat tsb adalah sebagai suatu “kiasan”. Memang benar, namun saya pikir kiasan tsb tidak ada yang aneh, sejauh saya menggunakan caa pikir polos.
Terhadap kalimat (ayat) dalam alkitab “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah”, itu kan adalah suatu PERNYATAAN yang dimaksudkan sebagai dasar dari si pembuat kalimat pernyataan tersebut. Tapi dengan penulis menganalogikan dengan perTANYAan untuk menguji hubungan antar kata di dalam kalimat tsb, maka menurut saya, penulis sudah salah (geblek..nih!).
Kata-kata dalam kalimat tsb yang memang tadinya menunjukkan dua hal atau pengertian yang terpisah, lalu memang dikonklusikan demikian di dalam akhir kalimatnya oleh si pembuat pernyataan!
Bahwa lalu objectnya -oleh penulis yang lain- diganti dengan “monyet dan saya”, kemudian disimpulkan dengan pertanyaan balik bahwa apakah monyet adalah saya??”, itupun menjadi aneh, iseng, dan terkesan hanya ingin membingungkan para pembaca blog ini. Sebaiknya kita semua hati-hati dalam blogging.
Jelas-jelas bahwa kalimat tsb untuk menjelaskan konklusi kalimat dengan langsung/tegas bahwa “dan Firman itu adalah Allah”. Sekali lagi pakai logika pikiran yang “polos” dong ! supaya fair dan agar supaya pemilik/penulis blog ini terkesan tidak bertujuan menyesatkan.
Bukankah begitu?
Kalimat itu memang diucapkan bernada konklusi bukan? pernyataan bukan? logika polos siapapun (asal masih polos) akan menangkap maksud dari kalimat tsb adalah pernyataan konklusi ( kecuali pemilik blog ini memang suka iseng dan gak mau kalah terus ).
Jelas-jelas ada kata “DAN” dan “ADALAH” yang dimaksudkan sebagai suatu pernyataan! “DAN” menunjukkan sambungan rangkaian kalimat sebelumnya, dan “ADALAH” menunjukkan konklusi pernyataannya atau maksudnya.
Kecuali tidak ada kedua kata tsb di dalamnya. Jadi dalam kalimat tersbut memang dinyatakan bahwa “DAN Firman itu ADALAH Allah” atau “DAN monyet itu ADALAH saya”.
Misalnyanya : penulis ingin sekali menyatakan bahwa “Pada mulanya adalah Mulutku; Mulutku itu bersama-sama dengan Saya dan Mulutku itu adalah Saya”.
Lalu bisakah orang lain memakai cara berpikir untuk membalik perNYATAan penulis tsb dgn memberikan TANDA TANYA “Bagaimana mungkin Mulutku/Blogku adalah Saya??”. Lha wong itu kan pernyataan / menyatakan sesuatu, apalagi sifat kalimatnya tegas.
Dari hal mengomentari hal tsb diatas, sepertinya perlu saya pertanyakan cara pikir dan logika dari pemilik/penulis blog ini dalam menulis maupun memberikan komentar atas posting orang lain dalam blog ini. Termasuk dalam memberikan komentar pada tema posting yang lainnya.
Bagaimana mungkin anda menyuruh orang lain memakai logika yang polos, namun anda sendiri tidak membaca sesuatu dengan kepolosan logika?
Paham? Kritik ini bertujuan agar blog ini tidak terkesan kacangan.
hmm..
trs terang setelah sy membaca blog ini dgn sgala postingannya dr awal sampai akhir, 80% adalah ‘pemujaan’ thdp Bart Ehrman, sang agnostik itu.
Sy anjurkan pengunjung blog ini membaca buku ‘Mendongkel Yesus dari TakhtaNya’ karangan Darrell Bock (Gremedia, 2009)..
Ga perlu dijelasin di sini, tp jelas isinya ‘menghajar habis’ semua teori Ehrman di Misquoting Jesus (MJ) yg dipuja habis penulis blog ini tentang kesalahan Injil yg katanya sdh tdk asli (bab.1, Klaim Pertama).
Bock menjwb pula kpd publik Indonesia lwt seminar ‘Christianity vs Jesusanity’ 14 Maret yg lalu di Manggala Wanabakti, Jkt.
Satu hal menarik dr chapter itu, Bart diajar di Princeton Seminary oleh guru/ mentor yg sangat dihormatinya, Dr. Bruce Metzger.
Sekedar informasi, Metzger adalh ahli kitab perjanjian baru yg paling terkemuka di abad-20 ini. Kita bisa bayangkan, Ehrman yg kita kenal lewat buku MJ aja kita pikir udah pintar banget, apalagi mentornya..
Tapi, Metzger mengatakan justru dgn mempelajari kritik naskah itu Imannya kepada Yesus dan Kekristenan semakin bertumbuh.
So ngapain repot2? Injil kanonik jelas dapat diandalkan dan dapat dipercaya.
Blog ini dan semua postingan lainnya bagi saya adalah ‘Jesusanity’, meminjam istilah Bock bagi orang2 yg hny melihat Kristus dari kemanusianNya saja.
Jujur saja, setelah melihat blog2 ini dan postingannya, sy bbrp bulan ini mencari jwban tentang bukti2 sejarah Kristus. Benar2 hanya mencari fakta dan data. Saya menguji apakah yg selama ini saya percaya itu valid atau tidak. Apakah dia hnya manusia biasa saja ttp memiliki pengajaran yg luar biasa, atau hanya diTuhankan oleh bapa2 gereja Orthodox?
Jawabannya ada di buku ‘The New Evidence that Demands a Verdict’ karya Josh McDowell (Thomas Nelson, 1999) dan ‘Evidence of Christianity’ dari org yg sama (Thomas Nelson, 2006).
Sayang tdk ada terjemahannya, ttp dr isinya nyata sy baca bhw Kekristenan bukanlah dongeng, keTuhanan Kristus bukanlah rekayasa konsili Nicea, dan Injil kanonik bukanlah Injil palsu.
Josh jelas menunjukkan fakta logis dan historis tentang Kristus. Semua benar2 berisi fakta akademis Kekristenan. Saya anjurkan tiap pihak yg meragukan Kekristenan membaca buku ini.
Ada juga buku ‘Against Heresies’ dari Irenaeus. Sy untung smpt pinjam di salah satu teman saya yg seorang pendeta. Buku ini ditulis oleh salah satu bapa gereja abad ke-2. Isinya melawan bidat2 yga beredar pd masa itu, yg somehow masa kini ngetrend lagi, dgn munculnya Injil Yudas, Da Vinci Code, Injil Maria Magdalena, dan Injil2 Gnostik lain.
Muncul 1 pertanyaan, mshkah kita mengikuti Jesusanity dalam blog2 ini atau Christianity yg apostolic? Jawabannya terserah anda.
Jesus Interrupted (JI), maksudnya? Setali 3 uang tuh dgn MJ..:-) Dan sdh di ‘interupsi’ balik oleh Dr. Bock wktu seminar 14 Maret mgnai isu kebangkitan Kristus.
Lagi2 anda hanya mencomot2 satu ayat saja..Ha3, sy pernah posting di blog Passion of The Christ kalo ga salah, di situ ada pendapat saya mengenai ini. Intinya, semua penafsiran anda lemah, dan tentu saja tdk dapat menggoyahkan Kekristenan yg sdh berdiri berabad2..
Mari kita bandingkan, apakah eksplorasi Ehrman dgn kritik naskahnya dpt menandingi kesaksian bapa2 gereja awal seperti : Ignatius dari Antioch, Polykarpus, Irenaeus, dll ttg Yesus Kristus? Sya rasa tidak..
Sepandai2nya Ehrman mengritik Injil, dia tdk hidup di jaman yg berdekatan dgn Kristus seperti bapa2 gereja yg sy sebutkan tadi. Saya bandingkan kq Against Heresies dgn MJ ato JI (sayg JI blm diterjemahkan) juga jauh bedanya.
Apa buktinya jika anda katakan ajaran Paulus adalah bidat?
Kredo Kekristenan disusun bukan hanya dari kesaksian Paulus, tp yg utama adalah pengakuan Petrus tentng siapa Yesus (Mat 9 : 18-27)
Apapun ayat2 yg anda comot, itu tak bisa mengubah fakta sejarah bahwa Yesus Kristus itu pernah lahir, mati, bangkit dan naik ke surga sebagai satu2 nya Pribadi yg unik dan kehidupanNya menjadi kredo Kekristenan hingga saat ini.
Silakan anda sampaikan detil2 penyangkalan, tapi fakta sejarah tak dpt anda ubah.
Satu lagi, jangan sebutkan nama Tuhan dgn sia2 mas, apalagi hanya untuk membela ‘gnosis’ anda yg salah kaprah..:-)
bagus lah klo injil dianggap ga asli lagi…
klo ga,,ga mungkin ada tulisan di blog ini,,,
hehehehehe…
*ga ada yang mustahil bagi Tuhan*
pikiran manusia tidak akan sanggup mencerna “Tuhan”, siapakah Tuhan itu, diciptakan oleh apa, bla bla bla.. karena keterbatasan sebagai manusia.
Pikiran manusia itu seperti lubang kecil, sementara firman Tuhan seperti air dilautan. Lubang kecil itu tidak sanggup menampung air dilautan itu khan? hanya dengan iman kamu bisa melihat sesungguhnya kebenaran Yesus.
Yesus mengajarkan Kasih. Kenapa kamu mencari kebenaran akan injil? asli ataulah tidak, injil mengajarkan kita manusia untuk tidak berbuat jahat bukan?
sekarang saya tanya kamu d, anggaplah injil itu palsu, apakah kamu bisa membuktikan yesus itu palsu?
injil bukan kitab untuk orang kristen, tp injil untuk semua manusia yg percaya dengan Yesus.
Sekedar mengingatkan, Yesus satu”nya manusia yg lahir dr seorang perawan. Ini mukzizat nyata. kalo kamu tanya saya apakah saya punya buktinya? saya hanya akan menjawab kamu dengan 1 kata ajah. Iman!
Saya percaya Yesus, dengan iman saya. Bukan dengan segala bukti yg hrs saya cari.
Apakah injil palsu atau asli? sama dengan pertanyaan saya ini ke kamu, apakah kamu tau Tuhan kamu, Allah kamu? manusia diciptakan oleh Tuhan / Allah.
Lalu siapakah yg menciptakan Allah? apakah kamu bisa menjawab saya?
atau mungkin kamu tidak percaya dengan Tuhan ya?
lebi gampangnya ajah ya mas, saya menyakini Yesus satu dengan Allah.
Ibaratnya badan manusia, Yesus itu tangannya Allah. khan bagian dr Allah juga toh? jadi kalau saya percaya Yesus, artinya saya percaya Allah juga toh?
Allah mengirimkan dirinya ke dunia ini sebagai sesosok manusia supaya Dia bisa lebih dekat dgn manusia. itulah Yesus.
Lagi” kalo ditanya ada buktinya ga?? bukti ini bukti itu?? saya jawabnya saya percaya pakai Iman mas..
karena mas juga ga mungkin bisa buktikan Tuhan yang mas yakini yaitu “Tuhan yang bukan manusia itu”, yg mas percayai itu juga khan?? apakah ada yg pernah melihat?? apakah ada buktinya?? nah lho koq mas isa percaya?? apakah bukan karena Iman mas?? jd ga da bagus”nya khan cr bukti sana-i.. ????
Mas bilang : “Kalau saya percaya akan adanya Tuhan karena melihat keteraturan alam semesta ini yang pasti tercipta dan berjalan bukan karena kebetulan tetapi karena ada yang mencipta”
Apakah saat alam semesta ini dibuat, mas menyaksikan langsung?? kalo ga, artinya ga da buktinya dunk?? Terus mas kok isa bilang ada yg mencipta??? atas dasar apa?? Cuma mungkin?? Feeling??? Terus kok mas bisa sangat meyakini hal ini???
apakah ini yang maksudnya pemahaman yg logis??
Bukankah mas bilang “Main langsung percaya terhadap hal2 yang diluar akal adalah tindakan yang sangat tidak logis”. Artinya mas juga ga logis dunk?
Mas berpegang seperti manusia adanya, rumah ada karena diciptakan. Ini itu ada karena ada yg buat. Selagi itu bisa dilihat, ada bukti dan dasar yang kuat, itu masuk akal. Tp kalo berbicara tanpa ada dasar n bukti itu juga tidak masuk akal khan? Ga logis dunk..
kalo gitu saya juga bisa bilang dunk, menara eifell saya yang bangun ?? khan saya modal mulut ajah, cuma ngomong.. hehehe… sapa dunk yang percaya?? sangat” ga logis..
kalo saya ga salah, agama budha meyakini bahwa manusia dan bumi ini tercipta dengan sendirinya ( tanpa ada yg menciptakannya ) terbentuk dengan sendirinya. Info ini saya terima dari teman saya yg beragama Budha.
Jd bingung lagi dunk kalo terus dikaji, sapa si yg bisa menjawab semuanya?? Tuhan yang mas percaya itu adalah Tuhan yang bukan manusia. Setau saya tidak ada satupun manusia yg pernah melihat Tuhan bukan?? Tuhan yang mas yakini itu, Tuhan yang maha kuasa yg menciptakan alam semesta. Sangat maha kuasa sehingga bisa menciptakan alam semesta bukan? artinya bisa aja dunk kalo Tuhan itu sendiri mau berubah jadi manusia dalam sosok Yesus?? kenapa tidak?? kalo ditanya alasannya apa? Bukan kita dunk yang mengatur rencana Tuhan?? Ato mungkin kalo ditanya buktinya apa? Sama dengan mas juga yg ga bisa membuktikan Alam semesta ini Tuhan yg ciptakan.
Point saya disini adalah, apapun yang masing” kita yakini, bukanlah untuk diperdebatkan, atau mencari kelemahan masing”. Tuhan yang mas yakini sama dengan yg saya yakini. Saya percaya Tuhan Allah maha kuasa ( walaupun saya tidak pernah melihat ).
Saya tau Dia yang menciptakan alam semesta tanpa saya tau apakah yg saya yakini ini benar atau tidak karena saya ga pernah melihat terjadinya alam semesta ini seperti apa ( artinya saya percaya bukan hanya dengan sesuatu yg logis, tp saya percaya dengan Iman)
Mungkin mas lupa keterbatasan kita manusia, atau mungkin mas lupa kalo Tuhan tidak akan pernah bisa kita pikirkan pakai logika kita manusia. Duhh mass.. wong kita kecil banget ga da apa”nya. Masa si iy otak kita ini sanggup mencerma Tuhan dengan logika kita?? ga mungkin dunk.. Ga kuat ne.. tar yg ada error jadinya gila.. ==”
so mending kita ga ngurusin sejauh itu, karena tugas kita sebagai manusia adalah bagaimana supaya kita bisa menjadi manusia yg baik.
Yesus satu dengan Allah. Kalo mas tanya saya apakah tangan saya = saya?? saya bisa bilang, tangan saya bekerja, bergerak, karena satu dengan diri saya. Saya mikir tangan saya kekiri, artinya tangan saya akan bergerak ke kiri. Tangan saya luka, saya merasakan sakit. Bukan tangan saya saja yang merasakan khan? tp saya secara keseluruhan merasakan sakit. Jd mas jawab ndiri ajah apakah tangan saya sama dengan saya atau tidak.
Yesus bukan Tuhan karena dia manusia. Tuhan punya kuasa bisa jadikan apa saja, apalg cuma jadikan diriNya manusia, gampang bgd dunk?? so ga tertutup kemungkinan juga Tuhan menjelma jadi manusia dalam sosok Yesus khan?
Cuma karena Yesus manusia bukan artinya Dia bukan Tuhan dunk?
Satu2nya manusia yang bangkit dr antara orang mati, cuma Yesus.
Satu2nya manusia yang lahir dari rahim seorang perawan cuma Yesus.
Jadi kenapa mas ragu Yesus satu dengan Allah??? Sama seperti tangan saya dengan saya ndiri??? Apakah ada manusia “biasa” yang bisa hidup lg setelah mati?? apakah ada manusia biasa yang bisa lahir dr rahim seorang perawan??
Anggaplah Ga da yg bisa membuktikan Yesus itu Tuhan, tp ga da juga khan yg bisa membuktikan Yesus itu bukan Tuhan hanya karena Dia manusia??
Jadi ga usa dibahas lg dunk mas. Bolak-ik tar juga ngmg na itu” ajah. Yakini aja dengan Iman.
oc oc.. GBU ^^v
Tambahan Mas, menurut saya tidak perlu lg mencari apakah Yesus itu Allah, atau Yesus itu bukan Allah.
gene ajah mas lebi gampangnya. Mas meyakini Allah dalam sosok Allah, sedangkan saya menyakini Allah dalam sosok Yesus.
maksudnya gene, Saya tidak menduakan Dia, saya tidak mengkhianati Dia, saya hanya menyembah Dia satu, yakni Allah kita yg sama, Allah yg mas sembah adalah Allah yg saya sembah juga. Tp plusnya saya, saya bisa membayangkan Allah kita itu bukan dalam satu wujud yg tidak terlihat saja, tp saya juga bisa membayangkan Dia dalam wujud Yesus.
Misalnya gene, saat saya berdoa, saya menyebut Allah Bapa di surga, atau kadang saya menyebut Tuhan Yesus, tp saya memikirkan satu sosok yg sama, satu zat yg sama, satu sifat yg sama, yaitu Allah ( maap, soalnya saya ga tau menyebut Allah itu zat, ato apa ya? soalnya ga berwujud khan? )
Saat saya menyebut Allah, saya membayangkan seseorang, atau sesuatu yg saya tau Dia menginginkan saya dekat denganNya. Saya tau Dia berharap banyak sama saya supaya saya bisa hidup sesuai jalanNya. Saya tau Dia yg menciptakan saya. Begitu juga saat saya menyebut Tuhan Yesus, yg saya bayangkan bukan Yesus sebagai sosok manusia, bukan Yesus yg mas ceritakan sbg bayi, sebagai ank yg mau sekolah bla bla bla.. tp yg saya bayangkan adalah sesuatu / seseorang ( kita sebut saja seperti ini kiasannya ya..) yg menginginkan saya hidup dijalanNya sama seperti saat saya membayangkan Allah td.
Jd apapun rupanya dalam bayangan pikiran saya ( kenapa Yesus? karena iman td ), hati ini tetap mencintai sesosok itu yaitu Allah. saya tidak melihat manusia sebagai Allah, tp saya melihat Allah berwujud manusia. Hanya Allah. Klopun saya menganggap Yesus itu Allah, artinya saya meyakini “Allah kita” itu yg berwujud manusia, bukan manusia yg berubah menjadi Allah. Karena tidak ada satupun manusia yg bisa menjadi Allah, karena Allah itu satu Allah yg esa.
Jd artinya saya percaya Yesus itu adalah Allah, dalam arti Allah yg berwujud manusia. Bukan manusia yg berubah menjadi Allah.
Kalo mas bertanya, kenapa kalian melihat Allah hanya dalam sosok Yesus, kenapa tidak dalam sosok nabi” yg lain? Karena dlm alkitab sudah dijelaskan dr awal kelahiranNya sampe kematianNya ( ini yg saya sebut iman tadi ).
kalo mas bilang lg alkitab palsu, atau ditulis setelah wafat Yesus bla bla bla.. saya jawab mas simple ajah, saya ga perduli mas, mau alkitap itu palsu atau apalha, yg penting Injil mengajarkan kebaikan, pengajaran Yesus tentang kerajaan Allah yg tertulis didalam injil sangat mulia. kalopun cerita Yesus yg diceritakan di Injil itu pun banyak buungnya, saya ga perduli. Saya yakin ada yg bertanggung jwb ats itu. Yg paling penting hubungan pribadi saya dengan Allah. Allah saya paling tau hati saya tidak pernah menduakanNya. Bukankah kita tidak bisa menyembunyikan apapun dr Dia?
Dalam wujud apapun Dia, saya yakin Dia tau, saya mencintai Dia sepenuh hati sepenuh jiwa saya.
GBU ^^
dan jangan lupa tidak ada yg tidak mungkin bagiNya, apalg cuma menjadi seorang manusia. ketika mas berkata, apa pantes ato apa mungkin Tuhan kita berubah menjadi bayi lha ato apalha, Tuhan kita sekolah ato apalah, apakah mas sadar artinya mas tdk meyakini Allah sepenuhnya. Apakah begitu sulidnya kha buad Dia untuk menjadi bayi?
ato mungkin mas bilang napain coba Allah cape” hrs berubah jd manusia? apakah mas sadar artinya mas mulai mencampuri urusan Tuhan? Kenapa mas sbg manusia bertanya apa yang akan dikerjakan Tuhan? atau apa yg pantes dikerjakan Tuhan? apakah mas merasa mas pantes mengatur Tuhan? Kenapa mas yg menilai Tuhan?
ato mungkin kalo mas bilang suatu hari ada ank bayi br lahir uda bisa ngomong, masa si cuma karena isa ngomong mas pertanyakan kami akankah kami menganggap dia Tuhan??
Siapapun orangnya, selagi dia mengajarkan kebenaran kerajaan Allah, bukankah harusnya kita yakin Allah pasti ikut turut bekerja didalamnya?
Selagi misi yg dibawanya adalah ajaran kebenaran, kenapa mas mempertanyakan???? apakah sangat penting buat mas siapakah dia, ank siapa? dr mana? kaya miskin? bukankah yg paling penting Misi yg dijalankannya??
Kenapa mas mempertanyakan Yesus n menilai Yesus sebagai sosok manusianya?? kenapa mas tidak berpikir bisa saja Allah ku berubah menjadi sosok manusia?? bukan Yesus manusia yg menjadi Allah? tp Allah yg menjadi sosok manusia Yesus.. kenapa kamu biarkan diri kamu manusia bekerja dlm Allah? bukankah harusnya kamu membiarkan Allah yg bekerja dlm kamu manusia?
Semoga pencerahan mas semakin maju ya.. banyak” berdoa mohon petunjukNya..
GBU
Anda bilang:
Kalau lihat fakta sejarah penulisan dan penyalinannya, saya gak bilang bahwa saya gak bisa percaya Injil 100% tapi saya juga gak bisa bilang bahwa saya bisa percaya Injil 100%.
saya jawab:
jadi 100% gantung dong,,,hehehehehehe…waduh,,,logika yang ga ilmiah….logika itu sifatnya ilmiah loh,,,,jadi selama ne nulis pake blog pake IMAN juga ya? kwakwakwakwakwakwa…
Koq GA TEGAS seh Mas?
“Gini aja deh Mas Yesusmanusia,,,mending Saya aja deh jadi Tuhan nya Mas Yesusmanusia,,,kwakwakwa,,,biar 100% tegas dan bisa Mas logika kan ga seperti Tuhan…hehehehehe…saya kan juga ga Mas jumpai sekrang tapi ada,,ada di suatu tempat(jadi bisa Mas cari,,hhhhmmmm,,,klo masalah injil seh aku belum buat,,tunggu aja tanggal maennya…hehehehehe(ampuni aku Tuhan):)”
Anda bilang:
Menurut kamu mungkin gak suatu saat Tuhan bunuh diri ? kan *ga ada yang mustahil bagi Tuhan*..
Gimana ?
saya jawab:
Bunuh diri? untuk apa Dia bunuh diri?
Gak bisa semua kemustahilan itu bisa diimani hanya karena Tuhan maha kuasa..
*hehehehehe,,,berarti Mas selama ini mengimani Yesus itu sebagai manusia dong? Katanya logika….
Lho,,,koq ga tegas lagi seh?
Baca lagi dunkz paragraf yang ada tanda kutipnya (sok gaul deh…)hahahahaha….
Dear All
salam dalam nama Kristus Yesus
kalau kita baca di kejadian bahwa ALLAH menciptakan manusia itu sangat sempurna, karena kesempurnaan manusia, ALLAH dapat bertatap munka dengan mereka, tetapi setelah kejatuhan manusia kedalam dosa, ALLAH yang maha sempurna itu tidak dapat lagi bertatap muka dengan manusia, karena akan menghasilkan kemusnahan terhadap ciptaan itu sendiri akibat dosa.
menurut buku kejadian (mohon bagi yang tertarik dengan topik ini membaca sendiri di dalam Alkitab) ALLAH berfirman “sekali kamu makan buah itu, maka kamu akan mati”, adalah ALLAH maha pengasih yang tidak mau membiarkan ciptaannya mati binasa, oleh karena kasihnya akan dunia ini (yohanes 3:16) maka dia harus berkorban untuk ciptaannya.
di dalam jagad raya ini, ada 2 pertentangan, antara baik dan jahat (kedua ini tidak digabung menjadi satu) yang tepatnya antara ALLAH dan setan. selama berabad-abad ALLAH telah mengirimkan Nabi untuk mengamarkan manusia agar tidak terlibat dalam kejahatan dan supaya manusia mau menerima opsi yang di tawarkan ALLAH, yaitu hidup kekal di surga, tetapi sangat di sayangkan, manusia bukannya menerima opsi baik tersebut, tetapi malah membunuh para utusan-utusan ALLAH (nabi) (Seorang nabi, tidak pernah merampok, membunuh karena kepentingan diri sendiri, dan bertindak atas petunjuknya sendiri).
meski manusia itu sangat jahat dan selalu menyakiti hati ALLAH, tetapi karena ALLAH itu kasih, Dia tidak mau membiarkan manusia itu mati tetapi terus menerus menawarkan opsi hidup kekal, dan karena Nabi-nabinya gagal, ALLAH mengutus YESUS yang di sebut KRISTUS untuk menawarkan opsi hidup kekal tersebut, tetapi masalah timbul, apabila YESUS yang disebut Kristus itu turun dari surga dengan keadaan asliNya (wujud asliNya) maka manusia dan seluruh penghuni bumi akan hancur dan musnah.
Bagaimana caranya ? Yesus Kristus yang merupakan satu kesatuan dengan okmun Ke ALLAHan hanya punya satu cara agar dapat berkomunkikasi langsung dengan manusia, yaitu harus memakai rupa manusia, dan tubuh manusia agar dapat berkomunikasi dengan manusia, tetapi masalah berikutnya muncul, manusia itu sangat hina, hanya debu tanah dan tidak berharga, sedangkan ALLAH adalah kemuliaan dan cahaya yang indah dan kekal, bagaimana mungkin dapat mengambil rupa manusia yang hina dan debu tanah ini?
Kasih lebih besar dari kemuliaan dan cahaya kekekalan, sehingga oknum ke ALLAHan yaitu Yesus Kristus mengambil rupa manusia untuk menawarkan opsi agar manusia itu jangan larut di dalam dosa sehingga menemui ke musnahan abadi.
Luar biasa kasih ALLAH, sehingga Dia patut di sembah dan di puji, Dialah ALLAH pencipta langit dan bumi yang sangat bertanggung jawab atas ciptaannya.
setan mengatakan ALLAH itu tidak adil, dan jauh dari kasih, tetapi setan salah. Yesus Kristus harus menebus manusia dan memotong alibi yang setan coba buat selama ini. Yesus Kristus datang kedunia ini mengambil rupa manusia hina hanya untuk mengunjungi dan mengetuk hati kita. dan sangat tidak di sangka-sangka anggota milis ini malah menertawakanNya, luarbiasa dan pada zaman Yesus Kristus juga sama dengan zaman kita, dan mereka menyalibkannya.
sangat ironis, ALLAH menawarkan hidup kekal, tetapi manusia tidak tau diri malah menolaknya.
pertanyaa : kalau Yesus Kristus itu adalah ALLAH, mengapa dia bisa mati?,
tentu bisa mati, karena Dia telah mengambil rupa manusia hina seperti saya dan saudara. dia mau mati seperti saudara dan saya karena dia kasih kepada saudara dan saya, itu lah sebabnya Yesus Kristus bisa mati.
Yohanes 3:16 “Karena begitu besar kasih ALLAH akan dunia ini, sehingga Ia mengutus AnakNya yang tunggal, supaya barang siapa yang percaya kepadaNya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal”
“Hati-hatilah menertawakanNya karena Ia adalah ALLAH, suka atau tidak, percaya atau tidak, terima atau tidak, Yesus Kristus adalah TUHAN DAN ALLAH. Amin.
Joel Siboro
tau ne mas nya..
katanya mau percaya terhadap sesuatu dengan logika..
tp ujung” Mas ne bilang lg, kalo dia percaya sama Allah yg tidak terlihat, yg di sembah juga oleh Tuhan Yesus.
nah dia sendiri ga isa jelasin ne, Allah yg ga terlihat itu seperti apa, dr mana, terbuat dr apa, sapa yg ciptakan bla bla bla..
nahh artinya mas ne juga khan percaya dengan Allah yg tidak terlihat itu dengan imannya juga.. bukan dengan logika na juga.. karena ga da satu hal pun tentang Allah yg isa dijelaskan dengan logika manusia.
seperti contoh, alam semesta diciptakan oleh Allah. Kalo dengan logika manusia, ga isa bgd dunk hanya dengan modal ngomong doank kita isa lgs percaya? Pasti minta bukti. Nah ga da juga satupun manusia yg isa buktikan khan??
Apa bener ne alam semesta diciptakan oleh Allah? ada yg liad ga?? kamu liad ga?? kalo kamu?? kamu?? ga da khan??
nah jd kita semua yg percaya dengan Allah termasuk saya sendiri, isa percaya Allah yg ciptakan alam semesta make apa coba? make Iman kita khan? dengan Injil juga dunk ( untuk umat kristiani ) karena semuanya tertulis dengan jelas didalam Injil.
tp yang saya aneh bgd ne, mas ne bisa percaya Allah dengan imannya, tp kok ga isa percaya dengan Yesus make imannya juga? malah Tuhan Yesus selalu dipertanyakan, disangkal dll, hanya karena Tuhan Yesus ntuh berwujud manusia. Mpe tega”nya bilang injil palsu lg. wele wele..
Ga da juga yg isa jelaskan injil itu palsu, hanya karena injil ditulis pada masa setelah Yesus.
Seperti contoh paling gampang ne, hari ini anggaplah saya mengatakan n menceritakan kepada temen saya Susi, kalo saya melihat bintang bertuliskan Yesus.
Nah.. setelah saya menceritakannya ke Susi, sesampe dirumah susi lgs menceritakannya kepada diarinya ( anggap aja susi suka bgd nulis diari ) apa yg telah saya ceritakan ke dia hari ini.
nah dan waktupun berlalu bertahun” kemudian. Susi juga uda ga tau lg ne letaknya diari ntuh dimana, anggap ajah uda pikun. Tp suatu hari seseorang anggaplah namanya Budi menemukan diary ntuh. N dia menuliskan lg didalam agendanya. Budi menuliskan kalo dia menemukan sebuah buku diary n didalam buku diary itu ada cerita ttg seseorg yg pernah melihat bintang bertuliskan Yesus.
( ini contoh doank, mohon jgn dicoment )
Begitu juga seterusnya, ditulis ditulis n ditulis lg mpe ke generasi selanjutnya mpe berabad” kemudian ( anggap aja begitu, nama nya juga contoh, hahahahah )
Jd belum tentu kan yg ditulis budi dalam agendanya adalah cerita palsu hanya karena budi menuliskannya setelah zaman setelah saya? bener ga??
Mas nya minta kita jelasin bukti”nya, mpe ke pemikiran logisnya yg bisa membenarkan kalau Yesus itu Tuhan.
Kalo kita jawabnya pake Iman, teus dibuktiin pake injil mas nya malah ga caya n bilang isa aja dunk injil ntuh palsu?
tp kok isa ya mas nya prcaya dengan Allah yg tidak terlihat itu, walaupun dia ndiri ga pernah isa membuktikan apa-apa, bahkan ga da satupun manusia dibumi ini yg pernah melihat n isa membuktikan apa” tentang allah yg tidak terlihat itu?
mas ne plin plan ahh.. Kalo Yesus aja mesti bukti ini itu, giliran Allah aja ga make bukti apa” isa ajah percaya. Sama ajah mas.. Yesus itu wujud manusianya Allah. Iman dunk ditebelin.. Allah ntuh ga isa dipikir dengan logika manusia kita ini. Jd ga usa buang” waktu d.. Dunt waste ur time.. make ntuh waktu na buat amal sebanyak”nya. Tebelin Iman, jangan malah make buat ginian, kasian lho yg lainnya, Dosa lho menyangkal Tuhan. Masalah genean sensi bgd ne.. terlebih lagi kasian lho masnya.. seolah” seperti menyangkal Allah sendiri. Kalo kita ndiri ga isa menjaga iman kita, aplg org lain?
Jesus Bless U
sama seperti
Allah bless U
Jesus adalah Allah yg berwujud manusia
Allah begitu mencintai ciptaanNya sehingga dia rela menjadi manusia yg hina supaya ciptaanNya tidak binasa. Percaya d.. tapi tetep.. make Iman mas.. Semua manusia dimuka bumi ini yg percaya adanya Allah, adanya Tuhan, pasti make Iman. Bukan logika, karena kita tau Tuhan maha tinggi, Allah maha kuasa, begitu dahsyatnya kuasaNya, sehingga kita manusia tidak mungkin bisa menjelaskan segala sesuatunya hanya dengan pikiran kita manusia yg kecil n hina ini.
Jadi barang siapa yg percaya adanya Allah, yg seiman dengan saya maupun tidak, pokoknya yg percaya dengan Allah, yg meminta bukti logis, tertulis atau apalah ( bla bla n bla ) atau yg menyangkal kalau Yesus itu Tuhan, saya akan berikan bukti tertulis n logis kepada dia kalo benar Yesus itu Tuhan.
Tapi sebelum saya membuktikan kepada dia, dia harus membuktikan dulu kepada saya kalo Allah ( Tuhan ) yg kita percaya itu bener” Allah yg maha kuasa, Alah yg menciptakan langit dan bumi dan segala isinya dengan logis, tertulis atau apalah ( bla bla n bla juga ).
karena kalau dia bisa menjawab dengan bukti, logis dan ilmiah kalo Allah maha kuasa benar pencipta langit dan bumi, artinya dia uda menjawab pertanyaan nya sendiri, bener ga Yesus itu Tuhan..
cari ndiri buktinya mpe dapet. saya yakin mpe maud dateng menjemput juga ga bakal ada bukti logis tertulis atau apalah yg isa membuktikan kalau Allah yg menciptakan langit dan bumi, kecuali dengan iman dan kitap suci.
Jd artinya saya ga perlu ngasi bukti apa” dunk, kalo mas nya ndiri ga isa buktiin ke saya?
yahhh, bener Yesus itu Tuhan. Yesus itu Allah yg berwujud manusia ^^
iman mas imann.. imann imann..
Demikian.. tQ tQ.. peace ya mas..
JBU ya..
dah baca bukunya Richard E. Rubenstein yang judul terjemahannya “Kala Yesus Jadi Tuhan”? terbitan Gramedia loh…….
Yesus Anak Manusia
( baca di Injil , Matius 24 : 1-51 )
wah mas murid yesus, mana jawabannya atas pertanyaanku yg belum dijawab? masih ingat kan? sy tunggu loh….