Pada posting sebelumnya, saya telah menuliskan tentang wawancara imajiner dengan Yesus.
Mungkin sebagian dari Anda terkejut kalau Yesus disunat. Atau minimal tidak menyadarinya. Saya termasuk orang yang terkejut ketika mengetahui fakta bahwa Yesus telah disunat.
Pada dasarnya, Yesus itu seorang yahudi dan sunat memang sudah jadi tradisi mereka sejak lama. Salah satu rujukannya bisa lihat di:
Kisah Para Rasul 7:8
Lalu Allah memberikan kepadanya perjanjian sunat; dan demikianlah Abraham memperanakkan Ishak, lalu menyunatkannya pada hari yang kedelapan; dan Ishak memperanakkan Yakub, dan Yakub memperanakkan kedua belas bapa leluhur kita.
Berikut kutipan dari buku “Apa yang Telah Mereka Lakukan pada Yesus? Bantahan terhadap Teori-teori Aneh dan Sejarah “Ngawur” tentang Yesus” (2007) karangan Ben Witherington III pada halaman
Dalam ayat 21, Maria dan Yusuf digambarkan sebagai orang Yahudi yang saleh, yang menyerahkan Yesus untuk disunat sewaktu berumur delapan hari. [...]
James D. Tabor dalam bukunya Dinasti Yesus juga menuliskan secara sekilas tentang Yesus disunat pada halaman 134:
[...] Yesus telah disunat, merayakan perayaan Paskah Yahudi, membaca Alkitab dalam bahasa Ibrani, dan menghormati hari hari sabtu sebagai hari sabat. [...]
Injil Lukas 2:21 yang dirujuk untuk mendukung bahwa Yesus disunat berbunyi:
Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya.
Jadi, yang harus kita ingat adalah bahwa Yesus adalah seorang manusia yahudi yang saleh dan telah disunat pada usia 8 hari.
Pada perkembangannya sampai sekarang, sunat bukanlah tradisi katolik/kristen. Bahasannya akan saya posting kemudian..
Tulisan terkait:


