Bayangkan suatu ketika Anda membaca berita dari koran, majalah , tabloid atau mendengarnya dari radio atau melihat di televisi nasional bahwa:
“Telah lahir Tuhan di rumah suatu keluarga yang dikenal sangat taat beragama dengan sehat walafiat!! Ketika diwawancarai ternyata Tuhan yang baru lahir, sungguh luar biasa, sudah dapat berbicara. Berikut kutipan wawancaranya:”
Media: Selamat pagi Tuhan…
Tuhan: Selamat pagi juga..
Media: Tuhan, sebagai manusia saya ingin mengkonfirmasi maksud dan tujuan kelahiran Tuhan dalam bentuk manusia seperti kami-kami ini?
Tuhan: Saya ingin menyelamatkan kalian semua umat manusia. Saya sengaja datang melalui proses kelahiran seorang anak manusia biasa supaya kalian semua mengetahui bahwa saya merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kalian dan supaya kalian mengetahui bahwa saya mengerti akan penderitaan semua anak manusia..
Media: O begitu.., wah kami ucapkan terimakasih banyak karena Engkau, walau sebagai Tuhan, mau ikut merasakan penderitaan kami..
Media: Kalau boleh tahu nih Tuhan, kira-kira sampai kapan Tuhan berada bersama kami di dunia ini?
Tuhan: Sampai nanti saatnya ketika saya akan melakukan penebusan dosa semua umat manusia termasuk kamu..
Media: apakah itu termasuk umat manusia terdahulu?
Tuhan: Pasti!
Media: apakah termasuk juga umat manusia berikutnya yang belum lahir?
Tuhan: Tentu saja..
Media: Waaduh terimakasih banyak Tuhan..
Media: Oh iya Tuhan, omong-omong nanti rencananya apakah Tuhan juga mau sekolah kindergarten? kira-kira mau pilih sekolah yang mana?
Tuhan: Kalau soal sekolah, saya akan diskusikan dulu dengan ibu saya dulu. Prinsipnya saya akan mengikuti saran Ibu saya. Dan kalau kamu tanya kenapa saya mau masuk sekolah, maka itu bagian dari tujuan kedatangan saya ke bumi ini untuk menunjukkan kepada kamu semua umat manusia betapa saya memiliki empati yang sangat besar atas susah senangnya kehidupan kamu.
Tuhan: Untuk sementara wawancara ini sampai disini dulu ya.. terimakasih banyak atas wawancaranya. semoga kabar kedatangan saya ini dapat disebarluaskan ke sebanyak-banyaknya umat manusia. Ini penting, karena mereka akan saya selamatkan.
Tuhan: Kebetulan saya haus sekali, jadi saya mau minum susu Ibu dulu..
Media: Baik Tuhan.. Semoga cepet besar, gak nyusahin ibu dan sehat selalu..
Sebagai manusia normal, apa yang anda fikirkan ketika mendengar kabar bahwa Tuhan telah lahir ke dunia? Mungkin bervariasi ya.. Namun saya ramalkan pasti akan banyak orang tidak percaya karena terdapat perbedaan yang besar antara definisi Tuhan dan definisi Manusia.. geto..
Bayangkan juga kalau Anda hidup pada saat yesus dilahirkan.. Apakah Anda langsung percaya bahwa itu pasti Tuhan? Pasti kebanyakan dari kita tidak akan percaya.. Kenapa?
Karena bayi itu memiliki semua ciri-ciri seorang manusia.. tumbuh melalui proses kehamilan, dilahirkan dari seorang manusia, memiliki panca indra, memiliki otak dan hati, akal dan perasaan bahkan emosi dan nafsu.. dan tentu saja semua ciri-ciri seorang manusia..
Coba betapa anehnya ketika kita menceritakan kondisi bayi tersebut dengan kalimat-kalimat seperti berikut:
“Eh diam ya.. jangan berisik.. Tuhan lagi rewel tuh.. dari tadi gak bisa bobo.. padahal udah disusui..”
“Coba cepetan cariin popok nya.. Tuhan pup tuh.. sekalian tissue basahnya.. biar gak bau..”
dan banyak lagi.. Anda bisa menambahkan sebanyak-banyaknya..
Lalu, pertanyaan berikutnya mana ciri-ciri Tuhannya? Orang yang percaya bahwa Yesus itu adalah Tuhan mungkin akan menjawab: “Dia bisa menghidupkan manusia yang sudah mati!”
Sekalipun dia bisa menghidupkan manusia, namun karena dia memiliki ciri-ciri yang tidak terbantahkan sebagai manusia seutuhnya maka paling-paling kita cuma bisa bilang:
“Wah kekuatan sihirnya luar biasa!”
“Pasti dia diberi kuasa seperti itu oleh Tuhan deh..”
Jadi sangat berlebihan sekali kalau kita mengabaikan kemanusiaan Yesus, lalu karena dia bisa menghidupkan orang mati maka kita anggap dia Tuhan.. gak make sense kan?
Apakah Anda termasuk orang yang meyakini bahwa Yesus itu 100% Tuhan? Dalam proporsi tertentu ada unsur manusia dan Tuhannya? Atau 100% manusia?
Bagaimana pendapat Anda?
Tulisan terkait:
Wawancara imaginer lainnya:



Tidak ada suatu mahluk pun yang datang kedunia, melainkan sebagai hamba. Putra Maryam dan ibunya orang yang sangat terkemuka di dunia dan di akhirat. Dia diberkati pada hari kelahirannya, pada hari kematiannya, dan pada hari dibangkitkan kembali. Salam Yesusmanunsia. Selamat Natal.
lucu kali ya klo tuhan sekolah nanya dulu, ibunya mo’ sekolahin di SD 09 eh bapaknya di SD 02 katanya lebih baik, trus ribut Tuhannya bingung. Ngeliat bapak ‘n ibunya berantem, trus dari pada pusing mending ga’ sekolah, Tuhan bisa buta huruf. klo dia sekolah trus bandel dijewer gurunya “Tuhan….!!!Bandel yaaa..”. Eh temennya kesel Tuhan minjem buku ga’ dibalikin eh, besoknya di pukulin (Tuhan Dipukulin Temennya tuh.bantuin dong).
Kalo lagi diwawancara Tuhannya kebelet boker gimana ya?
wah, kalo gitu yang lebih pantes jadi Tuhan Ibu, Bapak atau gurunya yang mendidik Tuhan karena dia Tuhan jadi Tahu banyak hal, atau mungkin temennya yang lebih kuat? jadi aneh kaya’ nya.
Orang yang mengatakan putra maryam itu tuhan, saya tidak bisa membayangkan berapa lama meraka menghuni neraka, sudah jelas tidak ada satu pun manusia yang bisa menyamai ALLAH.tuhan kok lahir,tuhan kok beranak pake nebus dosa lagi, silahkan bikin dosa yang banyak kan ada yang nebus.
Tuhan ko Anak Tuhan !
sorri nih kalo ada yang tersinggung.habis tuhan punya anak sih?ya udah aku setuju kita ngk usah debatin ini.yang penting ,lu lu gua gua oke.
tapi nih baca firman allah yang nih?
[AL-IKHLAS. 1 -4 ]
Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa,
Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan,
dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia”.
repot juga ya kayaknya kalau jadi tuhan harus kayak gitu, pake sekolah lagi…!! haha. aduh yesus maafin gue, bukan maksud untuk mengejekmu tapi memang kayaknya kamu nggak pantes jadi Tuhan. menurutku lebih baik kamu jadi kayak kita aja?!! kan sama2 sama makan roti…
Yesus itu adalah Tuhan. Ia lahir ke dunia sebagai Tuhan dan Juruselamat.
Saya bener-bener ga habis pikir, semakin banyak manusia yang ga punya rasa terima kasih. Uda diselamatin, tapi malah ngejek2 begitu.
Ingat, cuma lewat Yesus aja kita bisa diselamatkan dan hidup.
(Kata Yesus kepadanya : “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku) Yoh. 14:6.
So, uda jelas banget, kalo cuma Dia yang bisa nyelamatin kita.
Kenapa banyak sekali yang masih meragukan bahwa Yesus itu adalah Tuhan?
Kasian banget ya orang-orang seperti itu, yang ga percaya.
1 Yoh.4:9 “Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya.” Apa masih ragu lage…
Ketika berada dirumah seorang teman dan saya melihat ada patung “Bunda Maria” saya bertanya, “Kok patung bunda Maria yang ada di rumah kamu, bukannya patung Jesus?”. Terus, dengan santai teman saya menjawab : “Ya iyalah, Maria kan ibu-nya Jesus?”
Saya pun jadi bingung dan menarik kesimpulan pribadi “Ooo, berarti ibu-nya Jesus lebih tinggi derajatnya”.
Ah, entah lah.
Yang jelas dia masih sahabat ku sampai saat ini dan patung bunda Maria yang berukuran kecil itu masih tetap menghiasi ruang tamu rumah sahabat-ku.
Yesus adalah manusia biasa seperti kita.
Ajaran trinitas: tiga adalah satu sangat tidak logis.
Jika Yesus adalah Tuhan yang masih bisa dilukai, disiksa, butuh makan, minum dan kasih sayang bahkan diriwayatkan pernah menikah maka sangat sulit untuk diterima logika karena Tuhan Kok, masih dipersamakan seperti ciptaannya.
Tuhan itu, menurut saya absolut dan mutlak, lagian ngapain Tuhan susah-susah menebus dosa seluruh umat manusia yang lalu dan yang akan datang. Kalo ini benar, berarti tuhan tidak berlaku adil.
Hai yang empunya WEBSITE ini…
Yesus adalah Tuhan..
anda pintar sekali ya menjabarkan segala2nya..
apakah otak anda yang hanya beberapa kg aja sempurna? ingat manusia terbatas..
iman bukan sekedar berpikir yang logis.. iman adalah percaya..
percaya yang tdk dapat dilihat oleh mata.. berbahagialah orang yang tidak melihat namun percaya..
saya doakan anda bertobat..
amin…
Saya tantang sdr, saya bilang Tuhan telah lahir?
Mana dasarnya? Kalo sdr yakin Tuhan telah lahir, tanyalah org yg membuat dongeng ini bukan org Kristen.
Dan org yg membuat dongeng ini ialah Sdr dan org Islam yg menuduh Tuhan org Kristen telah “lahir” dan “mati”.
Inilah yg dikatakan “argumentasi bersifat falasi/khayalan/rekaan”. Sesuatu yg direka dan kemudian menuduh org itu percaya apa yg tidak dia yakini menggambarkan kedangkalan dan kerendahan ilmu si tukang reka berkenaan.
Wasalam.
Dimanapun benih monyet ya monyet benih manusia ya manusia
dan benih Tuhan ya Tuhan, Yesus lahir dari Roh Allah ya memang Dia Allah masuk logika kan?
al Quran sendiri mengakui bahwa Maria masih perawan saat melahirkan Isa, jangan berkata Allah koq beranak kalau
tololjangan ketauan donk ini kan hanya ibaratemange kalau anak kunci, anak tangga maka tangga dan kunci harus bersetubuh dulu? pakai otak dan logika supaya pintar kalau memang pikiran sudah dikacaukan setan ya tetap
gobloksaja!Ingat Muhammad adalah seorang pribadi excellen Ia berkata : Nyawaku ditangan Ia Putra Maria, pemimpinnya saja mengakui ke Tuhanan Yesus koq umatNya
goblok-goblokya, bukankan Ia terkemuka di bumi dan di akhirat, kalau sudah tahu Ia terkemuka kenapa nggak di ikuti dasarotaknya dikerubungi setansehinggabodohbukan main bertobatlah …..salam hangat untuk semua…^^
andai kami pada saat itu juga berada ditengah-tengah bani Israel, ya pasti juga tidak langsung percaya 100% kalau Bayi yang baru lahir tersebut ialah Tuhan, okLah kalau Bayi itu baru lahir langsung sudah bisa bicara lancar banget, itu mungkin kami anggap Mukjizat dari Tuhan Yesus yaitu Allah. Persis seperti Tuhan Abraham yaitu Allah, Tuhan Ishak yaitu Allah, Tuhan Yakub yaitu Allah, Tuhan Muhammad yaitu Allah, Tuhan Lot yaitu Allah. Jadi sebenarnya kata Tuhan dengan diikuti dengan subjek itu merujuk kepada pencipta si subjek, misal Tuhan Saya yaitu Allah, kecuali Saya Tuhan, berarti dia menyatakan diri sebagai Tuhan. Jadi, Tuhan Yesus ya Allah….(itu menurut kami).
Memang tidak mungkin Tuhan yang katanya MahaSegalaNya itu melakukan tindakan ‘renkarnasi’ jadi manusia yang secara logika serba tidak sempurna, kemudian manusia tersebut mati, tapi sebelum mati kemudian memanggil Tuhan Abraham yaitu Allah. Ualah, dalah, Uaneh, kalau kami ada di ‘prosesi’ pensaliban, pasti langsung berpikir, “Dia (Yesus) pembohong, katanya Tuhan kok Malah Minta tolong juga sama Tuhannya nabi-nabi terdahulu!?” (itu kalau reaksi kami pada waktu itu), nyatalah menjadi terkutuk.
Jadi, menurut kami Yesus hanyalah seorang Rasul/Nabi utusan Allah untuk meluruskan dan menggenapi apa yang diturunkan sebelumnya oleh Allah kepada Musa.
sebelum kita malu memang mesti sekarang ini kita benar-benar mencari kebenaran Yesus itu Manusia atau Tuhan, sebelum Yesus keburu datang kedunia Lagi dan Membeberkan yang SEBENARNYA siapakah dia itu? secara dua keyakinan yang besar di bumi ini yakin akan datangnya kembali Yesus (sebut saja Islam dan Kristen), jadi, apakah kita mau menunggu konferensi persnya Yesus yang entah kapan, mungkin kita keburu mati duluan, hehe. Mending kalau tebakan keyakinan kita benar jika salah, ualah ciloko donk, memfitnah Yesus, manusia kok diyakini Tuhan, kasihan Allah, seharusnya kan DIA (Allah)-lah yang disembah, eh malah utusannya…..makannya itu Yesus akan datang nanti di akhir zaman, tapi entah kapan mending kalau kita masih hidup coba kalau keburu ke alam kubur. Bergerak saja tidak bisa!
wallahu a’lam
yasus ingin menunjukan dia adalah manusia seutuhnya dan Tuhan seutuhnya.. bagaimana bisa?… ya bisa lah wong dia Tuhan.. pertanyaan yg bener ngapain dia lakukan hal itu..!! sulit dipercaya.. tapi itulah karna kasih..amin
yesus 100% manusia dan 100% Tuhan.. anehkan? tapi begitulah adanya.. hanya butuh percaya aja..butuh iman..
Buat bang Sosro Sudiro: gak ada dalam hadis yang menyatakan Muhammad mengakui ketuhanan Yesus. mana hadisnya? jangan cuma nukil2 aja gak jelas dalilnya. di Quran yang terkemuka di dunia dan akhirat GAK CUMA YESUS, TAPI JUGA MUSA, MUHAMMAD, IBRAHIM, dan para nabi lain. apakah mereka jadi Tuhan karena terkemuka di hadapan Tuhan?
Buat bang Kamha: homoausios (100% Tuhan 100% manusia) itu MITOS YUNANI yang dipakai bpk2 gereja untuk membuat doktrin trinitas.
itulah bahayanya jika MITOS di-IMANI tanpa sadar dan cerdas.
tuhan hanya satu tiada dua mahupun tiga..yesus adalah manusia yahudi..seharusnya tuhan itu tidak b0leh diduakn spti kelahiran yesus..tuhan itu satu yg tidak tau mana asalnya,kejadiannya,rupenya.,dn sbgainya..
Sekali lagi saya katakan, berita baik bahwa Yesus adalah Tuhan sang juru selamat manusia yang dijanjikan Allah sang maha pencipta sejak dari awalnya. Karena satu orang yaitu Adam manusia jatuh ke dalam perangkap dosa dan hanya karena satu orang juga manusia bisa selamat dari hukuman dosa yaitu kematian yang kekal.
Saudara percaya atau tidak? free will, kehendak bebas…Tuhan Yesus tidak pernah memaksa…risiko tanggung sendiri…hehehe.
Kasihan sekali bagi orang yang menyangkal kitabnya sendiri. janganlah engkau melampaui. Dalam Taurat dan Injil ada terang dan kebenaran. Dan bila sipenulis ini meragukan Taurat dan Injil, ya sama saja dia menyangkal yang menjadi junjungannya, yaitu si muhammad